Greenland: Politik Tanpa Moral

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:51 WIB
loading...
Greenland: Politik Tanpa...
Harryanto Aryodiguno, Ph.D, Ass. Prof. International Relations Study Programs President University. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Harryanto Aryodiguno, Ph.D
Ass. Prof. International Relations Study Programs
President University

HUBUNGAN, dalam bentuk apa pun, tidak pernah berjalan lurus. Ia selalu mengalami pasang surut—kadang erat dan hangat, kadang renggang dan penuh pertengkaran. Pola ini kita jumpai dalam persahabatan, dalam hubungan anak-anak yang hari ini bertengkar dan besok kembali bermain bersama, bahkan dalam relasi paling intim antara pasangan, suami dan istri.

Hubungan internasional pada dasarnya tidak berbeda. Negara-negara dapat menjadi sekutu dekat pada satu masa, lalu berseberangan pada masa lain, dan kemudian kembali menemukan titik temu ketika kepentingan, kepercayaan, dan situasi berubah.

Namun yang membedakan hubungan yang matang dengan hubungan yang rapuh bukanlah ada atau tidaknya konflik, melainkan apakah relasi tersebut berpegang pada fondasi nilai dan karakter. Tanpa fondasi nilai, hubungan mudah berubah menjadi transaksi. Tanpa karakter, kedekatan berubah menjadi ketergantungan yang rapuh.

Dalam konteks inilah filsafat China menawarkan kerangka refleksi yang tajam. Tradisi Konfusianisme memandang hubungan sebagai ruang tanggung jawab moral. Loyalitas dan pengabdian bukan sekadar emosi, melainkan komitmen etis untuk menjaga kehormatan bersama. Dalam hubungan antar negara, prinsip ini menuntut penghormatan terhadap kedaulatan, konsistensi sikap, dan kesadaran bahwa stabilitas jangka panjang lebih penting daripada keuntungan sesaat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Berita Terkini
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved