Greenland: Politik Tanpa Moral

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:51 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Taoisme mengajarkan pelepasan ego dan pengendalian hasrat. Kekuatan sejati, dalam pandangan Taois, bukan terletak pada kemampuan memaksakan kehendak, melainkan pada kebijaksanaan untuk menahan diri. Relasi yang sehat tidak lahir dari dominasi, tetapi dari keseimbangan dan kesadaran akan batas. Dari pertemuan dua tradisi ini lahir konsep karakter moral.

Dalam pandangan China, karakter bukan sekadar sifat individual, melainkan fondasi etis yang menentukan apakah seseorang, atau sebuah negara, dapat dipercaya. Hubungan yang bertahan lama bukanlah hubungan tanpa konflik, melainkan hubungan yang ditopang oleh karakter yang konsisten, bermartabat, dan mampu mengendalikan diri.

Kasus Greenland menjadi contoh konkret bagaimana relasi internasional diuji ketika ketidakseimbangan kekuasaan muncul. Dalam hubungan antara dua pihak yang terikat dalam aliansi pertahanan dan sejarah kerja sama yang panjang, semestinya terdapat penghormatan, kehati-hatian, dan dialog. Namun ketika sebuah wilayah mitra mulai dibicarakan dalam bahasa kepemilikan, transaksi, bahkan kemungkinan penggunaan kekuatan, relasi tersebut bergeser dari kemitraan menuju dominasi.

Dalam konteks inilah, persoalan Greenland memperlihatkan bagaimana sebuah kekuatan besar yang selama puluhan tahun memposisikan dirinya sebagai penjaga tatanan internasional justru mulai mengabaikan prinsip paling dasar dari relasi yang beradab: penghormatan terhadap sekutu dan pengendalian diri.

Ketika bahasa kepemilikan, transaksi, dan ancaman kekuatan digunakan untuk membicarakan wilayah mitra sendiri, relasi internasional direduksi menjadi logika kekuasaan telanjang. Dari sudut pandang Konfusian yang menekankan loyalitas dan kehormatan, maupun Taois yang menuntut pelepasan ego, pendekatan semacam ini bukanlah tanda kekuatan, melainkan gejala kegagalan karakter. Ia menandai pergeseran dari kepemimpinan berbasis kepercayaan menuju dominasi berbasis ketakutan—sebuah pola yang mungkin efektif secara taktis, tetapi merusak fondasi relasi jangka panjang yang selama ini menopang stabilitas internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Rekomendasi
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Berita Terkini
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved