Greenland: Politik Tanpa Moral

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:51 WIB
loading...
A A A
Karena itu, ketika penulis berpikir bahwa dalam karakter bangsa China terdapat pengabdian Konfusian untuk melayani negara dan rakyat, serta semangat Taois untuk melampaui ego dan melepaskan hasrat material, pemikiran ini bukanlah refleksi yang kosong atau sekadar dramatis. Ia merupakan pernyataan tentang identitas sebuah peradaban—identitas yang dibentuk oleh sejarah panjang, pengalaman kolektif, dan pergulatan moral.

Konsep “kebebasan tanah air” dalam pemikiran China pun tidak identik dengan nasionalisme dangkal. Ia lebih dekat pada komitmen eksistensial: kesadaran bahwa kebebasan hanya bermakna jika dijaga dengan tanggung jawab, pengorbanan, dan pengendalian diri. Kebebasan tanpa pengendalian diri justru melahirkan ketakutan dan perlawanan.

Pada akhirnya, baik dalam persahabatan, cinta, maupun politik dunia, hubungan yang bertahan bukanlah hubungan yang selalu harmonis. Ia adalah hubungan yang mampu menanggung konflik tanpa kehilangan arah, mampu berbeda tanpa saling meniadakan, dan mampu berjarak tanpa kehilangan rasa tanggung jawab.

Filsafat China mengingatkan bahwa hubungan—antar manusia maupun antar negara—bukan soal siapa yang paling kuat, melainkan siapa yang mampu menjaga keseimbangan antara loyalitas dan kerendahan hati, antara komitmen dan pelepasan, antara kepentingan dan kemanusiaan. Dan mungkin, justru di titik inilah dunia internasional hari ini menghadapi krisis terdalamnya: krisis karakter.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Rekomendasi
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Berita Terkini
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved