Banjir Jakarta Belum Berlalu

Senin, 19 Januari 2026 - 09:57 WIB
loading...
Banjir Jakarta Belum...
Ramdansyah, Sekretaris PMI Kota Jakarta Utara. Foto/Istimewa
A A A
Ramdansyah
Sekretaris PMI Kota Jakarta Utara

HARI-HARI hujan belum berlalu di Jakarta. Iklim Monsun membawa curah hujan yang intensif di musim hujan (Oktober hingga April). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta berupaya mengurangi intensitas hujan dengan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) mulai 16-22 Januari 2026. Tujuannya adalah mengurangi risiko banjir akibat hujan lebat yang kerap mengguyur Jakarta.

Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 81.000 km dan 17.500 pulau. Panjangnya garis pantai dan banyaknya pulau ini menimbulkan risiko banjir. Dalam laporan bencana global menyebutkan banjir menyumbang lebih dari 75% bencana alam pada tahun 2023. Banjir merupakan bahaya signifikan bagi banyak pusat metropolitan dan desa pesisir di negara ini. Terlebih kota-kota yang berada di sepanjang pantai utara Pulau Jawa, termasuk Jakarta.

Jakarta menjadi satu kota pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim di Asia Tenggara. Kota ini rentan terhadap banjir, naiknya air laut, dan bencana alam lainnya. Keberadaan Jakarta dengan muara 13 sungai menjadikannya rentan terhadap banjir. Kota ini pernah mengalami banjir besar seperti tahun 2002, 2007, dan 2013. Banjir di Jakarta diperparah dengan penurunan permukaan tanah setiap tahunnya. Penurunan tanah berlangsung juga di sejumlah kota di Asia seperti di Tokyo, Manila, dan Ho Chi Minh City.

Risiko yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut berpotensi terus meningkat hingga beberapa abad berikutnya. Perubahan iklim berpotensi meningkatkan risiko banjir di kota-kota dalam tiga cara. Pertama, dari laut, yaitu, permukaan laut yang lebih tinggi dan gelombang badai. Kedua, dari curah hujan, terutama curah hujan yang lebih deras dan lebih lama dibandingkan masa lalu. Ketiga, perubahan yang terjadi karena peningkatkan aliran sungai yang ada dikarenakan faktor pemukiman yang tinggal di dekat dengan sungai.

Diperkirakan risiko banjir di Jakarta akan semakin meningkat di masa mendatang, mengingat ketiga faktor terus berkelindan. Kesiapsiagaan bencana sangat penting untuk menjaga ketahanan warga Jakarta terhadap banjir. Karena tantangan geografis dan infrastruktur Jakarta yang unik, maka strategi mitigasi bencana membutuhkan pendekatan yang efisien yang mempertimbangkan kerentanan kota terhadap banjir, penurunan permukaan tanah, dan kepadatan penduduk. Strategi meminimalkan risiko bencana banjir dari perspektif Antropogenik menjadi bahan kajian tulisan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Rekomendasi
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Ceria Sejak Konflik dengan Sarwendah, Eks Manajer: Dia Banyak Merenung
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mampukah Messi Goyang Dominasi Eropa?
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved