AMMDI Berniat Judicial Review UU TNI dan KUHAP Baru ke MK
Rabu, 19 November 2025 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
“Rencananya kami UU TNI dan KUHAP baru kami mau bawa ke MK saja. Sebab, mestinya di perubahannya itu dihilangkan fungsi-fungsi di luar instansinya yang ingin masuk di ranah sipil,” sambungnya.
Sementara itu, akademisi dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Sidratahta Mukhtar menyampaikan kini telah terjadi diferensiasi yang luar biasa antara fungsi-fungsi professionalisme militer dengan fungsi-fungsi otoritas sipil. Sebagai pengajar program doktor ilmu kepolisian STIK-PTIK, dia mengkritisi banyak hal yang berkaitan dengan supremasi sipil di Indonesia susah dihadirkan sebagaimana semestinya.
“Terjadi diferensiasi yang luar biasa, baik militer dalam pengertian tentara atau militerisme dalam konteks Polisi dua duanya menganut Militerisme meskipun berbeda,” ujarnya.
Dia mengapresiasi diselenggarakan diskusi yang membahas isu tentang militer. “Saya mengapresiasi sekali FGD ini diselenggarakan yang membahas isu tentang militer ini. Karena persoalan ini jarang terjamah oleh organisasi-organisasi pemuda Islam secara umum ya,” imbuhnya.
FGD yang dihadiri sejumlah pemuda dan mahasiswa dari berbagai kampus. Di antaranya Unas, UIJ, UBK, Unindra, UIC, ASAFIA, Universitas Bhayangkara Jakarta, STIE Bhakti, UNJ, UMJ, dan UIN.
Sementara itu, akademisi dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) Sidratahta Mukhtar menyampaikan kini telah terjadi diferensiasi yang luar biasa antara fungsi-fungsi professionalisme militer dengan fungsi-fungsi otoritas sipil. Sebagai pengajar program doktor ilmu kepolisian STIK-PTIK, dia mengkritisi banyak hal yang berkaitan dengan supremasi sipil di Indonesia susah dihadirkan sebagaimana semestinya.
“Terjadi diferensiasi yang luar biasa, baik militer dalam pengertian tentara atau militerisme dalam konteks Polisi dua duanya menganut Militerisme meskipun berbeda,” ujarnya.
Dia mengapresiasi diselenggarakan diskusi yang membahas isu tentang militer. “Saya mengapresiasi sekali FGD ini diselenggarakan yang membahas isu tentang militer ini. Karena persoalan ini jarang terjamah oleh organisasi-organisasi pemuda Islam secara umum ya,” imbuhnya.
FGD yang dihadiri sejumlah pemuda dan mahasiswa dari berbagai kampus. Di antaranya Unas, UIJ, UBK, Unindra, UIC, ASAFIA, Universitas Bhayangkara Jakarta, STIE Bhakti, UNJ, UMJ, dan UIN.
Lihat Juga :