Syekh Ali Jaber Ditusuk Pria Gangguan Jiwa, Ini Analisa Psikolog Forensik

Senin, 14 September 2020 - 02:31 WIB
loading...
Syekh Ali Jaber Ditusuk...
Terulangnya kembali penyerangan terhadap ulama oleh orang tak dikenal yang diduga mengidap gangguan jiwa, menimbulkan tanda tanya besar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Terulangnya kembali penyerangan terhadap ulama oleh orang tak dikenal yang diduga mengidap gangguan jiwa, menimbulkan tanda tanya besar. (Baca juga: Mahfud MD: Segera Ungkap Motif dan Jaringan Penusuk Syekh Ali Jaber)

Salah satunya dari Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel. Menurutnya, harus dicek kebenaran pelaku tersebut mengalami gangguan jiwa. "Gangguan jiwa tipe apa, apakah yang termasuk tipe yang mendapat pemaafan hukum?," kata Reza, kepada SINDOnews, di Tangerang, Minggu (13/9/2020). (Baca juga: Syekh Ali Jaber: Alhamdulillah Saya Selamat dari Pembunuhan)

Pertanyaan kedua, kata dia, kemana pihak yang bertanggung jawab menjaga orang dengan gangguan sakit jiwa sehingga membahayakan orang lain. Pihak tersebut juga bisa dikenakan sanksi pidana. "Lalu apa kabar para pelaku penyerangan pemuka agama pada kejadian-kejadian terdahulu, yang disebut juga mengidap gangguan jiwa? Mereka dirawat?," tanyanya kembali. (Baca juga: Din Syamsuddin Sebut Penusukan Syekh Ali Jaber Bentuk Kriminalisasi Ulama)

Menurutnya, hakim dapat memerintahkan agar pelaku dengan gangguan jiwa seperti itu dirawat di RS Jiwa. Tetapi, katanya, banyak kasus yang disetop ditingkat penyelidikan. Sehingga, perintah hakim tersebut tidak pernah ada.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal, saat sedang ceramah di Masjid Fallahudin, Bandar Lampung, tadi sore. Dalam serangan itu, Ali mengalami luka tusuk cukup dalam, hingga mendapat 10 jahitan. Pelaku penusukan, yakni Alfin Andria bin M Rudi, diduga mengalami gangguan kejiwaan dan masih dalam pemeriksaan polisi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi: Paspor...
Ditjen Imigrasi: Paspor Ustaz Abdul Somad dan Rombongan Tak Ada Masalah
UAS ke Dubes Singapura:...
UAS ke Dubes Singapura: Why Did Your Government Reject Us?
Fenomena Penyerangan...
Fenomena Penyerangan Ustaz, Mahfud MD Luruskan Istilah Kriminalisasi Ulama
Selain UU ITE, Butuh...
Selain UU ITE, Butuh Political Will Pemerintah dan Aparat Soal Kriminalisasi
Keluarga Sebut Gus Nur...
Keluarga Sebut Gus Nur Dikriminalisasi dan Diskriminasi
Jadi Alat Kriminalisasi,...
Jadi Alat Kriminalisasi, Legislator PKS Komisi I DPR Dukung UU ITE Direvisi Lagi
Cara Mengamalkan Sedekah...
Cara Mengamalkan Sedekah Subuh agar Hajat Segera Terkabul, Simak Ya!
Cara Mengamalkan Sedekah...
Cara Mengamalkan Sedekah Subuh dari Almarhum Syekh Ali Jaber: Hajatnya Cepat Diijabah
Habib Bahar Jadi Korban...
Habib Bahar Jadi Korban Penembakan, Kuasa Hukum: Alhamdulillah Dalam Kondisi Baik
Rekomendasi
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved