Keberlanjutan Rekonsiliasi Indonesia-Timor Leste

Jum'at, 26 September 2025 - 13:27 WIB
loading...
A A A
Latar belakang sejarah yang kompleks inilah tantangan utama dalam mewujudkan rekonsiliasi berkelanjutan antar dua negara. Semangat rekonsiliasi yang tak hanya berupa ungkapan retorik belaka, tapi teruji dalam praktik keseharian rakyat kedua negara.

Masalah yang kita hadapi kini adalah, bahwa pihak yang menang memiliki segalanya (the winner takes it all) dan lazimnya hanya merekalah didengar oleh dunia. Hal ini dibenarkan oleh Gearóid Ó Tuathail (1996) dalam Critical Geopolitics: The Politics of Writing Global Space, bahwa sejarah bukan sekadar catatan peristiwa, namun telah menjadi lahan perebutan kekuasaan untuk mempengaruhi persepsi, citra dan image atas sebuah peristiwa.

Maka, potret besar rekonsiliasi berkelanjutan antara Timor Leste dan Indonesia adalah tentang bagaimana kedua bangsa dapat meringankan beban sejarah yang berat dan traumatis, khususnya periode sejarah 1975-1999. Banyak studi telah membuktikan bahwa keterlibatan Indonesia dalam konflik internal di Timor Portugis pada 1975, tidak hanya melibatkan dinamika internal dan regional, tapi juga dipengaruhi oleh geopolitik era Perang Dingin. Di mana blok Barat, seperti Amerika, Inggris dan Australia berkepentingan untuk mencegah Timor Portugis sebagai basis kekuatan komunisme di Asia Tenggara.

Terlepas dari fakta-fakta sejarah terkait dengan keterlibatan Indonesia di Timor Portugis, yang disinyalir beririsan dengan kepentingan kekuasaan dan ada kecenderungan ingin membebankan semua kesalahan pada pihak Indonesia, maka hal itu dapat menjadi batu sandungan bagi rekonsiliasi berkelanjutan.Berbagai persepsi negatif tentang Indonesia di mata dunia, juga dapat menjadi penghalang psikologis dan menghambat kepercayaan mutual di antara kedua pihak, bahkan setelah puluhan tahun hubungan diplomatik Indonesia-Timor Leste berlangsung.

Di sinilah pentingnya diplomasi budaya, yang secara teoretik digagas oleh Joseph Nye (2002). Ia menjelaskan, diplomasi budaya adalah satu bentuk soft power yang dapat digunakan dalam membentuk persepsi, membangun aliansi, dan mempertahankan pengaruh tanpa kekerasan. Dengan begitu, persepsi yang telah terbentuk di kalangan masyarakat Timor Leste, lebih-lebih masyarakat global, dapat diubah menjadi positif.

Saat saya menghadiri forum diskusi penting dengan Perdana Menteri Xanana" Gusmãopada 2024, ia mengungkapkan; "Sejarah harus diceritakan apa adanya, tanpa ada peristiwa yang disembunyikan, betapa pun menyakitkan sejarah tersebut."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Rekomendasi
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved