Keberlanjutan Rekonsiliasi Indonesia-Timor Leste

Jum'at, 26 September 2025 - 13:27 WIB
loading...
Keberlanjutan Rekonsiliasi...
Wahyuni Refi, Peneliti dan Praktisi Diplomasi Budaya Indonesia-Timor Leste dan Mantan Ketum GMNI. Foto/Ist
A A A
Wahyuni Refi
Peneliti dan Praktisi Diplomasi Budaya Indonesia-Timor Leste, Mantan Ketum GMNI

BAGI segenap rakyat Indonesia, tanggal 27 September 2002 merupakan hari biasa, tanpa makna signifikan apapun. Namun lain halnya bagi masyarakat Timor Leste. Bagi mereka, 27 September 2002 adalah peristiwa bersejarah menandai berakhirnya integrasi Timor Timur ke Indonesia, yang ditandai dengan digantinya nama Timor Timur menjadi Timor Leste dan disahkannya bahasa Portugis menjadi bahasa nasional Timor Leste.

Pada tanggal tersebut, negara Republic Democratic of Timor Leste (RDTL) mendapatkan pengakuan internasional terkait keabsahan Timor Leste dengan diterimanya menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kini, tidak terasa sudah hampir 23 tahun berlalu, terhitung sejak 27 September 2002 hingga 27 September 2025 besok.

Berbagai hubungan diplomatik dan komitmen telah diikrarkan Indonesia-Timor Leste, guna mengokohkan kembali ikatan persaudaraan kedua bangsa. Kerja sama bilateral guna mewujudkan stabilitas kawasan pun telah dikerjakan. Namun bagi saya, sebagai praktisi diplomasi budaya dan sangat intens berinteraksi dengan elemen civil society di perbatasan kedua negara, hubungan bilateral Indonesia-Timor Leste, masih terasa ada sesuatu yang kurang sesuai.

Memaknai hubungan bilateral Indonesia-Timor Leste yang dibangun dengan sejarah kelam, mengharuskan kita mengambil kebijakan sebagaimana ungkapan Nelson Mandela pada hari Rekonsiliasi Nasional tanggal 16 Desember 1995 di Afrika Selatan; Reconciliation means working together to correct the legacy of past injustice.

Makna dari rekonsiliasi itu adalah kerja bersama untuk memperbaiki ketidakadilan di masa lalu. Ini sangat relevan dengan hubungan bilateral Indonesia-Timor Leste, di mana hubungan bilateral harus diletakan pada dasar semangat rekonsiliasi dengan tujuan bukan untuk melupakan luka masa silam, melainkan secara bersama aktif untuk bekerja dalam memperbaiki warisan ketidakadilan akibat konflik masa lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Rekomendasi
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Berita Terkini
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved