Kembali ke Panggung Dunia: Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB

Senin, 22 September 2025 - 17:34 WIB
loading...
A A A
Prabowo juga harus menegaskan pentingnya “keamanan kolektif” di ASEAN dan mendorong penyelesaian konflik yang lebih efektif terutama terkait batas wilayah yang menjadi peyebab konflik. Kehadiran Indonesia sebagai kekuatan moderat di ASEAN memberi keunggulan moral dan historis untuk kembali menjadi jembatan damai, bukan hanya bagi konflik Palestina-Israel, tetapi juga di berbagai wilayah lain seperti Taiwan, Myanmar, Laut China Selatan, Kamboja, dan Thailand.

Diplomasi Ekonomi dan Investasi


Dunia saat ini sedang menghadapi ketimpangan ekonomi global yang kian lebar. Negara-negara selatan (Asia Selatan dan Afrika Selatan), dengan ekonomi tertinggal dan masuk klasifikasi sebagai negara kurang berkembang (Least Developed Countries - LDC).

Dengan permasalahan pendapatan per kapita yang sangat rendah, kerentanan ekonomi dan lingkungan yang tinggi, serta keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur. Setidaknya terdapat 50 negara dikawasan ini yang pendapatan perkapitanya dibawah 3000 us dollar dengan kategori negara menengah-kebawah atau tertinggal. (World Bank, 2024).

Yang selama ini menjadi korban struktur ekonomi global yang timpang, membutuhkan solidaritas dan terobosan kebijakan baru. Melalui PBB, Prabowo diharapkan menjadi pendobrak bagi reformasi sistem ekonomi global. Dunia tidak lagi harus dibingkai dengan sekat-sekat antar blok kekuatan ekonomi yang kaku. Meskipun satu negara dengan yang lainnya dapat memiliki pandangan sistem ekonomi yang berbeda, tetapi inklusivitas dan kolaborasi etap harus terjaga. Tidak boleh ada embargo dengan dasar perbedaan politik semata.

Indonesia berada dalam posisi unik, yaitu sebagai negara berkembang dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, sekaligus anggota G20, Indonesia bisa menjadi katalisator bagi konsolidasi suara negara-negara Selatan dalam memperjuangkan sistem ekonomi global yang lebih adil, seimbang, dan berkelanjutan.

Namun, yang tak kalah penting adalah peningkatan kapasitas nasional Indonesia baik dalam bidang pertahanan, teknologi, maupun diplomasi ekonomi. Prabowo memiliki peluang untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya tumbuh sebagai kekuatan ekonomi, tetapi juga semakin matang secara strategis geopolitik ke depan.

Keberhasilan Indonesia dalam memimpin ASEAN, memperkuat kerja sama Indo-Pasifik, hingga menjalin hubungan strategis dengan kekuatan global secara bersamaan seperti Tiongkok, AS dan Rusia adalah modal penting untuk memperluas pengaruh dalam kerangka perdamaian dan Pembangunan global.

Dengan demikian, kehadiran dan pidato Prabowo di forum PBB menjadi titik balik penting dalam kebijakan luar negeri Indonesia. Dengan fokus pada ekonomi kawasan dan stabilitas keamanan, Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai negara yang siap memimpin, bukan hanya mengikuti. Di tengah dunia yang makin terpolarisasi, suara Indonesia yang moderat, rasional, dan berorientasi solusi sangat dibutuhkan.

Pada akhirnya, momentum ini bukan hanya tentang diplomasi, melainkan juga warisan kepemimpinan. Dunia mendengar suara Prabowo, masyarakat internasional menanti perubahan nyata dari hasil sidang PBB.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Harlah PKB, Gus Muhaimin...
Harlah PKB, Gus Muhaimin Tekankan Arah Pembangunan Prabowo
Prabowo: Untuk Apa Merdeka...
Prabowo: Untuk Apa Merdeka Kalau Tidak Memberi Makan
Prabowo Pimpin Sidang...
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Jelang 2 Tahun Pemerintahan
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
BTS Jadi Magnet di Final...
BTS Jadi Magnet di Final Piala Dunia 2026, Justin Bieber hingga Tom Cruise Datang Menyapa
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved