Kembali ke Panggung Dunia: Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB

Senin, 22 September 2025 - 17:34 WIB
loading...
Kembali ke Panggung...
Puji Hartoyo, Presiden Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara 2014-2017. Foto/Istimewa
A A A
Puji Hartoyo
Presiden Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara 2014-2017

PRESIDEN Prabowo Subianto akan menghadiri dan berpidato di Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat, Selasa 23 September 2025. Prabowo menjadi presiden kelima Indonesia yang berpidato secara langsung dalam forum bergengsi tersebut. Ini sebuah pencapaian yang luar biasa dan membanggakan bagi bangsa Indonesia.

Dalam forum itu, rencananya Prabowo akan berpidato pada urutan ketiga di sesi Debat Umum setelah Presiden Brasil dan Presiden AS. Sidang Umum PBB atau United Nations General Assembly ini sendiri merupakan salah satu perhelatan utama PBB yang menjadi forum musyawarah global dan akan dihadiri oleh anggota PBB yang kini berjumlah 193 negara.

Presiden Prabowo Subianto mencatat sejarah bagi Indonesia, sebab dia melanjutkan jejak para pendahulu bicara di forum itu yang telah menorehkan kontribusi penting bagi arah politik luar negeri Indonesia untuk dunia. Tradisi diplomasi Indonesia di kancah internasional terbilang cukup kuat dan signifikan.

Sebelum perhelatan paling fenomenal dan akbar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955. Indonesia lebih dulu memiliki kontribusi pada forum PBB di tahun 1948–1949. Melalui Prof. Soemitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo memimpin delegasi Indonesia dan menyampaikan memorandum kepada Pejabat Menteri Luar Negeri AS, Robert A. Lovett.

Memorandum itu mengecam agresi militer Belanda yang mengganggu ketertiban dunia dan mencederai legitimasi PBB. Langkah tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai bangsa yang sejak awal berdiri di garis depan perjuangan keadilan internasional.

Tradisi itu dilanjutkan Bung Karno pada 1960 melalui pidato berjudul “To Build the World Anew”. Pidato bersejarah tersebut mengguncang Sidang Umum PBB dengan gagasan besar tentang membangun dunia yang damai dan penuh persaudaraan. Enam dekade kemudian, pidato Bung Karno diakui UNESCO sebagai bagian dari Ingatan Kolektif Dunia, bukti bahwa gagasan Indonesia punya gaung universal.

Kini, Prabowo Subianto mendapat giliran bicara di forum itu. Dengan modal sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, posisi strategis di Indo-Pasifik, serta pengalaman panjang diplomasi damai, Indonesia berpotensi menjadi jembatan di tengah perpecahan global.

Harapan Masyarakat Internasional


Pidato Prabowo tentu diharapkana bukan sekedar membaca teks tertulis belaka. Tapi ada gagasan dan misi besar yang tersirat dalam narasi yang disampaikannya. Terlebih Prabowo sejauh ini dikenal sebagai Presiden Indonesia yang cukup argumentatif dan memiliki konsep mendalam saat berpidato dan berdialog diforum internasional.

Dalam beberapa dialog interaktif internasional misalnya seperti forum pegiat dan pengamat militer dunia The International Institute for Strategic Studies (IISS) Defense Forum 2022 di Arab Saudi dan St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di Rusia, Prabowo mendapatkan pujian dari pengamat luar negeri hingga Presiden Vladlimir Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Harlah PKB, Gus Muhaimin...
Harlah PKB, Gus Muhaimin Tekankan Arah Pembangunan Prabowo
Prabowo: Untuk Apa Merdeka...
Prabowo: Untuk Apa Merdeka Kalau Tidak Memberi Makan
Prabowo Pimpin Sidang...
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Jelang 2 Tahun Pemerintahan
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Sukseskan MBG, Aliansi...
Sukseskan MBG, Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 Luncurkan Gerakan Minum Susu
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Rekomendasi
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved