Mencontoh Jenderal Soemitro: Mundur dari Jabatan, Gagal Atasi Demo Malari 1974
Kamis, 11 September 2025 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
Saat terjadi Demonstrasi pembubaran di DPR, dan insiden tewasnya pengemudi Ojek Online Affan Kurniawan terlindas kendaraan Taktis (rantis) Brimob Polri di Jalan Penjernihan, Penjompongan Jakarta Pusat, Kamis Malam28 Agustus 2025.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai penanggung jawab keamanan dan ketertiban nasional, diminta oleh organansi sipil yang berjumlah 213 untuk mundur dari jabatan Kapolri karena dinilai gagal mengubah watak represi polisi. Koalisi organiasi masyakat sipil juga meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar Institusi Polri di evaluasi dan di reformasi secara menyeluruh (Tempo 29 Agutus 2025).
Kapolri meresponspermintaan pencopotan dengan mengatakan Pencoptan itu merupakan hak prerogatif presiden Prabowo Subianto. Kita prajurit kapan saja siap ( Tempo 30 Agutus 2025)
Perwira Brimob Kompol Cosmas K Gae yang berada dalam Rantis yang menindas Affan Kurniawan, dijatuhi sangsi pemberhentian tidak dengan hormat PTDH.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat mencontohi sikap kesatria dari Jenderal Soemitro, yang mundur dari jabatan meski Presiden Soeharto masih mempertahankan. Jenderal Soemitro tidak mau membebani Presiden Soeharto. Jenderal Soemitro, tidak mengorbankan dan melimpahkan kesalahan kepada bawahan.
Selepas mundur dari jabatan, Jenderal Soemitro diminta oleh Presiden Soeharto untuk menjadi Dubes di Amerika Serikat, Jenderal Soemitro menolak. Jenderal Soemitro memilih pensiun dalam usia yang tergolong muda 49 tahun.
Meski tidak lagi dalam lingkaran kekuasan, Soemitro tetap setia, loyal kepada Presiden Soeharto. Sampai wafat di tahun 1998, Soemitro hanya memasang foto presiden Soeharto di ruang kerjanya, tanpa foto Wakil Presiden.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai penanggung jawab keamanan dan ketertiban nasional, diminta oleh organansi sipil yang berjumlah 213 untuk mundur dari jabatan Kapolri karena dinilai gagal mengubah watak represi polisi. Koalisi organiasi masyakat sipil juga meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar Institusi Polri di evaluasi dan di reformasi secara menyeluruh (Tempo 29 Agutus 2025).
Kapolri meresponspermintaan pencopotan dengan mengatakan Pencoptan itu merupakan hak prerogatif presiden Prabowo Subianto. Kita prajurit kapan saja siap ( Tempo 30 Agutus 2025)
Perwira Brimob Kompol Cosmas K Gae yang berada dalam Rantis yang menindas Affan Kurniawan, dijatuhi sangsi pemberhentian tidak dengan hormat PTDH.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat mencontohi sikap kesatria dari Jenderal Soemitro, yang mundur dari jabatan meski Presiden Soeharto masih mempertahankan. Jenderal Soemitro tidak mau membebani Presiden Soeharto. Jenderal Soemitro, tidak mengorbankan dan melimpahkan kesalahan kepada bawahan.
Selepas mundur dari jabatan, Jenderal Soemitro diminta oleh Presiden Soeharto untuk menjadi Dubes di Amerika Serikat, Jenderal Soemitro menolak. Jenderal Soemitro memilih pensiun dalam usia yang tergolong muda 49 tahun.
Meski tidak lagi dalam lingkaran kekuasan, Soemitro tetap setia, loyal kepada Presiden Soeharto. Sampai wafat di tahun 1998, Soemitro hanya memasang foto presiden Soeharto di ruang kerjanya, tanpa foto Wakil Presiden.
(jon)
Lihat Juga :