Nasib Pengawas Sekolah di Ujung Tanduk?

Jum'at, 28 Maret 2025 - 06:52 WIB
loading...
A A A
Kelima, mengembangkan skema insentif berupa kenaikan pangkat otomatis atau beasiswa studi lanjut apabila batas usia masih memungkinkan. Ini untuk meningkatkan motivasi pengawas yang kembali menjadi guru.Keenam, membentuk program sertifikasi profesi pengawas.

Dengan adanya sertifikasi profesi, pengawas dapat memiliki rekognisi yang lebih baik dalam sistem pendidikan dan berpeluang untuk tetap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di level yang lebih tinggi.

Terakhir, mempertimbangkan kebijakan di Australia, Jepang, Finlandia, Singapura, dan Amerika tentang tenaga kependidikan yang kembali ke posisi guru setelah bertugas di jabatan pengawas atau kepala sekolah.

Mereka diberikan gaji yang tetap mempertimbangkan pengalaman mereka dalam peran kepemimpinan, dialihkan ke posisi di lembaga pemerintah yang menangani kebijakan pendidikan, dilibatkan dalam program Instructional Coaching, membantu guru meningkatkan efektivitas pengajaran melalui pendampingan berbasis bukti (evidence-based coaching) dan dipekerjakan sebagai konsultan dalam program peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah. Kebijakan tersebut terbukti efektif dalam menjaga kesinambungan peningkatan kualitas pendidikan.

Kesimpulan

Sebelum mengimplementasikan kebijakan ini, perlu mempertimbangkan jalur karier yang lebih fleksibel bagi pengawas sekolah agar pengalaman dan keahlian mereka tetap bermanfaat. Jika tidak ada solusi transisi yang efektif, sistem supervisi pendidikan dapat mengalami kemunduran, dan motivasi guru untuk menjadi pengawas akan menurun.

Tampaknya kebijakan ini perlu dievaluasi kembali agar berdampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia. Selain itu, skema insentif, jalur karier alternatif, serta program pengembangan profesionalisme bagi pengawas yang kembali menjadi guru perlu disiapkan dengan matang agar dampak negatif dapat diminimalkan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Rekomendasi
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Berita Terkini
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved