Wacana Kenaikan PT, Pengamat: Partai Besar Untung, Partai Kecil Buntung

Senin, 27 Januari 2020 - 11:43 WIB
Wacana Kenaikan PT,...
Wacana Kenaikan PT, Pengamat: Partai Besar Untung, Partai Kecil Buntung
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menyebut lebih baik ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dinaikkan 1 persen atau menjadi 5 persen dari PT sebelumnya yang 4 persen.

"Jika dinaikkan, maka partai besar akan untung, sedangkan partai kecil akan buntung," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Senin (27/1/2020).

Ujang mengaku dirinya mendukung soal usulan PT menjadi 5 persen. Menurutnya, hal ini dianggap penting untuk penyederhanaan partai politik di Indonesia. Sebab, dengan banyaknya partai yang ada selama ini, justru membuat situasi politik tampak gaduh. "Banyaknya partai juga jadi rumit ketika akan akan eksekusi kebijakan," ujar analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia itu.

"Amerika saja partai yang menonjol cuma dua, Demokrat dan Republik. Partai-partai ada, tapi tak dapat dukungan rakyat." (Baca juga: Politikus PKS Mardani Ali Sera Usul Ambang Batas 7 Persen ).

Adapun terkait keberatan sejumlah partai dengan usulan kenaikan itu, Ujang menganggap wajar. Karena, dengan PT ditingkatkan di atas 4 persen akan semakin mengancam keberadaan mereka.

"Dengan 4 persen saja mereka partai kecil tak lolos Senayan. Jika PT-nya 5 persen, akan semakin terkubur partai-partai kecil tersebut," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Uji Materi UU Pemilu,...
Uji Materi UU Pemilu, Perludem: Agar Basis Ambang Batas Terbuka
Parliamentary Threshold...
Parliamentary Threshold Mau Naik 7%, Partai Garuda Kritisi Revisi UU Pemilu
Ambang Batas Parlemen...
Ambang Batas Parlemen Terlalu Tinggi, Hasil Pemilu Tidak Proporsional
Tolak Revisi UU Pemilu...
Tolak Revisi UU Pemilu dan Kenaikan PT, 7 Parpol Nonparlemen ke DPR
Ambang Batas Parlemen...
Ambang Batas Parlemen Tetap Diperlukan, PDIP Masih Kaji Besarannya
Perludem: Idealnya Ambang...
Perludem: Idealnya Ambang Batas Parlemen di Indonesia 1 Persen
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved