Refleksi ICAD 2024: Perspektif Baru Seni Kontemporer Indonesia

Sabtu, 14 Desember 2024 - 16:47 WIB
loading...
Refleksi ICAD 2024:...
Pengunjung mengamati karya seni yang dipamerkan dalam Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) 2024 di Hotel Grandkemang, Jakarta Selatan, Jumat (1/11/2024). FOTO/ARIF JULIANTO
A A A
JAKARTA - Pameran seni Indonesian Contemporary Arts and Design (ICAD) telah digelar di Jakarta. Mengusung tema Unexpected, ICAD 2024 menampilkan karya seni kontemporer dengan fokus pada isu politik global dan lingkungan, serta menghadirkan pengalaman pameran yang lebih interaktif dan dinamis.

Lead Kurator ICAD 2024 Amanda Ariawan menjelaskan, tema Unexpected bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif baru dalam seni kontemporer. "Kami ingin pengunjung tidak hanya melihat karya seni, tetapi juga terlibat langsung dalam prosesnya. ICAD kali ini mengajak mereka berpikir kritis terhadap isu-isu yang relevan dengan kehidupan kita hari ini," kata Amanda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/12/2024).

Pameran yang berlangsung 10 Oktober hingga 10 November 2024 memamerkan lebih dari 500 karya seni dari 74 seniman lokal dan internasional, serta didukung oleh lebih dari 150 program kolaborasi. Salah satu daya tarik utamanya adalah performa langsung dari para seniman yang digelar di area pameran pada waktu tertentu.

Baca juga: Pameran Seni Digelar di Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali

Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam pertumbuhan karya seni yang dipamerkan, memberikan pengalaman interaktif yang unik. Selain itu, ICAD 2024 menghadirkan program-program interaktif seperti lokakarya daur ulang, aktivitas pemotongan kertas, dan diskusi publik tentang isu sosial.

"Melalui program ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bagaimana seni bisa berperan dalam menciptakan perubahan sosial," katanya.

Pameran tahun ini juga menampilkan keragaman seniman dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa, Flores, dan Sumatera Barat, serta karya-karya dari seniman internasional asal Kamboja, Thailand, dan Australia. Sebuah penampilan spesial dari seniman asal Borneo menyoroti perspektif masyarakat adat terhadap isu global, terutama dalam menjaga kelestarian alam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Indonesia Gelar MAX...
Indonesia Gelar MAX 2026, Pameran Bahari Berskala Internasional di Balai Kartini
Kesantunan Berbahasa...
Kesantunan Berbahasa Senjata Strategis Terkuat di Politik Kontemporer
Pameran Seni Rupa UMB,...
Pameran Seni Rupa UMB, Menafisr Ulang Peran Perempuan lewat Karya 17 Dosen
Toraja dalam Lensa:...
Toraja dalam Lensa: Saat Leluhur Bicara lewat Cahaya
Rayakan 75 Tahun Persahabatan...
Rayakan 75 Tahun Persahabatan dengan Indonesia, Thailand Gelar Pameran Budaya di Jakarta
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Berita Terkini
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved