Pemerintah Diminta Hentikan Kampanye Negatif Isu BPA
Senin, 02 Desember 2024 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan itu, Eddy Setyahadi, Manufacturing dan Quality Advisor PT Sinarmas Cakrawala Persada yang memproduksi AMDK galon kuat polikarbonat Pristine, juga menilai kampanye tersebut sebagai langkah persaingan usaha yang tidak sehat. Menurutnya, isu kotor dan sarang kecoa yang diangkat dalam iklan tidak ada kaitannya dengan bahaya BPA. "Ini jelas menunjukkan ada upaya menjatuhkan produk lain," ujar Eddy.
Dewi Bulna, GM PT Panfila yang memproduksi AMDK galon kuat polikarbonat Ron88, juga mengecam kampanye negatif isu BPA ini. Ia menyatakan bahwa kampanye ini hanya bertujuan untuk merugikan industri AMDK galon polikarbonat. Hal yang sama juga disampaikan oleh Ahmad Imamudin, Direktur PT Riade Sumber Energi, yang memproduksi AMDK galon kuat polikarbonat Soft Ride di wilayah Garut. Menurutnya, kampanye tersebut bertujuan menakut-nakuti konsumen agar tidak membeli produk galon kuat polikarbonat. "Kampanye seperti ini harus dihentikan segera," tegas Ahmad.
Ngadio, Kepala Pabrik PT Wahana Dharma Persada yang memproduksi AMDK galon polikarbonat SIQAYA di Banten, menilai bahwa kampanye isu BPA hanya bertujuan untuk merugikan pesaing di pasar. "Sampai sekarang, belum ada bukti ada masyarakat yang jatuh sakit karena mengonsumsi air dari galon polikarbonat," ujarnya.
Para pelaku industri AMDK galon kuat polikarbonat ini menegaskan bahwa persaingan usaha harus dilakukan dengan cara yang sehat dan adil, tanpa merusak citra produk pihak lain. Mereka berharap pemerintah dapat mengambil langkah tegas untuk menghentikan kampanye negatif yang dapat merugikan industri dan perekonomian nasional.
Dewi Bulna, GM PT Panfila yang memproduksi AMDK galon kuat polikarbonat Ron88, juga mengecam kampanye negatif isu BPA ini. Ia menyatakan bahwa kampanye ini hanya bertujuan untuk merugikan industri AMDK galon polikarbonat. Hal yang sama juga disampaikan oleh Ahmad Imamudin, Direktur PT Riade Sumber Energi, yang memproduksi AMDK galon kuat polikarbonat Soft Ride di wilayah Garut. Menurutnya, kampanye tersebut bertujuan menakut-nakuti konsumen agar tidak membeli produk galon kuat polikarbonat. "Kampanye seperti ini harus dihentikan segera," tegas Ahmad.
Ngadio, Kepala Pabrik PT Wahana Dharma Persada yang memproduksi AMDK galon polikarbonat SIQAYA di Banten, menilai bahwa kampanye isu BPA hanya bertujuan untuk merugikan pesaing di pasar. "Sampai sekarang, belum ada bukti ada masyarakat yang jatuh sakit karena mengonsumsi air dari galon polikarbonat," ujarnya.
Para pelaku industri AMDK galon kuat polikarbonat ini menegaskan bahwa persaingan usaha harus dilakukan dengan cara yang sehat dan adil, tanpa merusak citra produk pihak lain. Mereka berharap pemerintah dapat mengambil langkah tegas untuk menghentikan kampanye negatif yang dapat merugikan industri dan perekonomian nasional.
(abd)
Lihat Juga :