Cerita Penerima Manfaat KIS, Tak Lagi Waswas Pikirkan Biaya Berobat

Senin, 14 Oktober 2024 - 14:37 WIB
loading...
Cerita Penerima Manfaat...
Penduduk desa mendapatkan layanan kesehatan dari tenaga medis di Dusun Cindakko, Kabupaten Maros, 15 Agustus 2023. Program KIS dari pemerintah melalui BPJS Kesehatan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat. Foto Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Satu dekade pemerintahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) telah menghasilkan sejumlah program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang memberikan pelayanan kesehatan gratis membuat masyarakat tidak lagi waswas soal biaya berobat .

Program KIS yang bergulir selama satu dekade pemerintahan Presiden Jokowi ditanggapi positif oleh masyarakat, termasuk kalangan milenial dan Gen Z. Mereka berharap program unggulan Presiden Jokowi itu dapat dilanjutkan.

Zuhrifal (23), pemuda asal Jatirahayu, Kota Bekasi, Jawa Barat, mengaku memiliki KIS sejak usia 17 tahun. Kala itu, dirinya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan belum memiliki penghasilan.

Cerita Penerima Manfaat KIS, Tak Lagi Waswas Pikirkan Biaya Berobat

Zuhrifal (23), pemuda asal Jatirahayu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Foto/Muhammad Farhan

"KIS ini membantu banget, dulu pas mau lulus SMK, saya sempat kena gejala flek paru-paru. Untungnya punya KIS karena dibuatin sama keluarga di rumah, jadinya biaya berobat gratis," kata pemuda yang akrab disapa Rifal, Jumat (4/10/2024).

Rifal menuturkan, sebelum memiliki KIS, dia rawat jalan intensif selama enam bulan. Keluarganya merogoh kocek hingga belasan juta rupiah.

Setelah memiliki KIS, dia memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Jatirahayu. Dia didiagnosa mengidap bronkitis. Ketika dirujuk ke Rumah Sakit Ana di daerah Galaksi Bekasi, diketahui dirinya mengidap gejala flek paru-paru.

"Jadi saat diduga bronkitis, saya diberikan obat untuk perawatan dari puskesmas. Nah, kalau istilahnya itu batuk 100 hari. Selama itu minum obat dulu, kalau belum sembuh baru diperiksa ke rumah sakit," cerita Rifal.

Namun, karena tidak sabar lantaran batuk terus, dia minta rujukan ke Rumah Sakit Ana Bekasi. "Baru deh ketahuan kena flek. Cuman semuanya gratis, dari periksa, obat yang diminum, semuanya deh, saya kebantu banget jadinya," ujarnya.

Rifal mengaku bersyukur memiliki jaminan kesehatan gratis dari pemerintah tersebut. Kini dirinya yang telah menjadi karyawan di sebuah bengkel otomotif, juga merasa terbantu ketika hendak berobat.

"Pokoknya KIS itu membantu banget saat saya belum bekerja. Sekarang pun sudah di-upgrade jadi BPJS berbayar, tetapi program itu juga memudahkan saya kalau mau berobat, jadi enggak waswas soal biaya berobat," tegas Rifal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
Perkuat Layanan Canggih,...
Perkuat Layanan Canggih, BPJS Mudahkan Peserta Berobat
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved