Bawaslu: Pemilu Ramah Lingkungan Belum Berjalan karena Terkendala Regulasi
Minggu, 01 September 2024 - 12:58 WIB
loading...
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda berharap pemilu ramah lingkungan dapat terwujud pada setiap pemilu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda berharap pemilu ramah lingkungan dapat terwujud pada pemilu atau pemilihan selanjutnya. Dia mengakui isu lingkungan belum menjadi prioritas penyelenggara pemilu, karena keterbatasan regulasi atau aturan yang berlaku saat ini.
"Green election seharusnya sudah menjadi bagian dalam setiap aspek kebijakan yang dibuat, karena krisis lingkungan semakin mengkhawatirkan, khususnya di Indonesia," ujar Herwyn, Minggu (1/9/2024).
Herwyn menegaskan konsep green election perlu disosialisasikan secara masif di masyarakat luas. Pasalnya, masih banyak yang menganggap pemilu dengan aktivitas ramah lingkungan merupakan hal yang bertolak belakang. "Salah satu contoh kecil saja, tidak memasang alat peraga kampanye atau memaku alat peraga kampanye di pohon," ujarnya.
Baca juga: Minta Panwascam Jaga Integritas di Pilkada 2024, Bawaslu: Kita Diawasi juga Masyarakat
Menurutnya solusi yang dapat dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar pemilu ramah lingkungan, pertama, daur ulang Alat Peraga Kampanye (APK). "Saya berharap KPU dalam membuat APK atau semacamnya ada yang berasal dari bahan daur ulang," sambungnya.
"Green election seharusnya sudah menjadi bagian dalam setiap aspek kebijakan yang dibuat, karena krisis lingkungan semakin mengkhawatirkan, khususnya di Indonesia," ujar Herwyn, Minggu (1/9/2024).
Herwyn menegaskan konsep green election perlu disosialisasikan secara masif di masyarakat luas. Pasalnya, masih banyak yang menganggap pemilu dengan aktivitas ramah lingkungan merupakan hal yang bertolak belakang. "Salah satu contoh kecil saja, tidak memasang alat peraga kampanye atau memaku alat peraga kampanye di pohon," ujarnya.
Baca juga: Minta Panwascam Jaga Integritas di Pilkada 2024, Bawaslu: Kita Diawasi juga Masyarakat
Menurutnya solusi yang dapat dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar pemilu ramah lingkungan, pertama, daur ulang Alat Peraga Kampanye (APK). "Saya berharap KPU dalam membuat APK atau semacamnya ada yang berasal dari bahan daur ulang," sambungnya.
Lihat Juga :