alexametrics

Meski Tak Ditawari Menteri, PAN Tetap Dukung Pemerintahan Jokowi

loading...
Meski Tak Ditawari Menteri, PAN Tetap Dukung Pemerintahan Jokowi
Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto, memberikan tanggapan terkait dengan desas-desus sikap politik PAN setelah pelaksanaan Pilpres 2019. (Foto/Ilustrasi/SINDOnews)
A+ A-
JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto, memberikan tanggapan terkait dengan desas-desus sikap politik PAN setelah pelaksanaan Pilpres 2019.

PAN mengakui, selama ini tidak ada dari pihak Presiden Joko Widodo (Jokowi) ataupun Koalisi Indonesia Kerja (KIK) mengajak PAN untuk bergabung ke dalam barisan koalisi pemerintah. Namun, PAN tetap mendukung pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin secara kritis.

"Mendukung bukan berarti gabung. Program Pak Jokowi yang bagus kita dukung, yang enggak bagus kita kritisi dengan adab dan sopan santun. Tapi kalau sampai hari ini, enggak ada tuh yang ngajak PAN atau nawarin menteri itu enggak ada," kata Yandri Susanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

(Baca juga: Digosipin Jadi Menteri, Risma: Aku Tak Pernah Minta Jabatan Itu)




Menurut Yandri, posisi PAN saat ini pasif saja karena PAN menyadari bahwa capres-cawapres yang diusung PAN dalam Pilpres 2019 kalah. Sementara, dukungan kepada pemerkntah juga sudah cukup dan Jokowi juga sudah menyampaikan bahwa koalisi mereka sudah penuh.

Sehingga kata dia, PAN juga tidak mau mendekatkan diri. "Membentuk kabinet kan hak prerogatif Pak Jokowi. Kita enggak ada ngoyo, enggak ada ngusulkan nama, nggak ada lobi sana-sini, nggak ngotot untuk masuk. Orang enggak ada yang ngajak kok," ucap Sekretaris Fraksi PAN itu.

Namun demikian lanjut Yandri, PAN menghargai Jokowi sebagai presiden terpilih sebagaimana keputusan Komisi Pemilhan Umum (KPU) dan juga Mahkamah Konstitusi (MK). PAN akan mendukung program Jokowi-Ma’ruf selama 5 tahun mendatang, khususnya program agar Indonesia lebih baik dan rakyatnya makmur dan sejahtera.

"Kalau ada program yang tidak baik ya kayak selama ini, kita kritisi, kita koreksi, kita kasih masukan," jelasnya.

Karena itu, Yandri belum dapat memastikan apakah Rakernas PAN nanti akan mengagendakan terkait arah politik PAN. Karena PAN masih dalam tahap mempersiapkan Rakernas dan juga lokasi untuk Kongres PAN.

"Tapi menurut saya kita lagi pantau dulu untuk tuan rumah kongres daerah mana saja yang siap, biar sekaligus. Karena dia juga akan diputuskan di rakernas," tandasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak