alexametrics

Dahnil Anzar Terseret Kasus, Tim Prabowo-Sandi Kian Solid

loading...
Dahnil Anzar Terseret Kasus, Tim Prabowo-Sandi Kian Solid
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri). Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Polda Metro Jaya telah memeriksa Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai saksi dalam kasus dugaan penyelewengan dana Kemah Pemuda Islam yang diinisiasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Desember 2017.

Menyikapi peristiwa tersebut, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan semakin solid.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Faldo Maldini yakin cahaya kebenaran tidak bisa dihalangi.



"Malah makin besar dukungan buat Beliau. Kami akan semakin solid menjalani ujian seperti ini," ujar Faldo Maldini kepada SINDOnews, Senin (26/11/2018).(Baca juga: Dahnil Anzar Penuhi Panggilan Polisi Soal Kasus Dana Kemah Pemuda)
Dahnil Anzar yang merupakan Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi itu diperiksa Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus itu pada Jumat 23 November 2018.

"Ini hasil dari kasus yang menerpa Bang Dahnil, kami makin solid," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Dia menjelaskan, Dahnil Anzar mengikuti acara Kemah Pemuda Islam yang diinisiasi oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga pada Desember 2017 untuk membantu Presiden Jokowi.

"Beliau (Dahnil-red) mewakili Muhammadiyah ingin membantu memperbaiki image hubungan pemerintah dengan umat Islam. Pemerintah kan mengajak mereka bantu," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut dia, masalah keuangan itu seharusnya sudah selesai. Apalagi acara tersebut digelar pada tahun 2017.

"Saya juga bingung kenapa polisi angkat kasus ini sekarang? Itu yang perlu dijelaskan oleh polisi. Menpora saja suruh cari siapa pelapornya. Nah, ini harus dibuka, siapa pelapornya, harus dijelaskan motif dan kerugiannya apa hingga melapor," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak