Fraksi PPP DPR Bahas Wacana Hak Angket Kecurangan Pemilu Pekan Depan

Kamis, 07 Maret 2024 - 13:10 WIB
loading...
Fraksi PPP DPR Bahas...
Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR akan membahas wacana penggunaan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024 pada pekan depan. Saat ini, seluruh anggota Fraksi PPP masih fokus dalam mengawal proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 di setiap daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi. “Minggu depan kemungkinan sudah di Jakarta, baru kita bahas terkait posisi PPP terhadap angket itu,” ujar pria yang akrab disapa Awiek ini dikutip Kamis (7/3/2024).

Awiek menuturkan, fraksinya tidak dalam posisi menunggu fraksi lain dalam bersikap. Hal ini ditegaskannya saat disinggung apakah PPP menunggu sikap PDI-Perjuangan sebagai partai pemilik kursi terbanyak di DPR sekaligus mitra kerja samanya dalam Pilpres 2024 ini.

Baca juga: Apa yang Dimaksud Hak Angket? Ini Penjelasan dan Syarat Pengajuannya

"Enggak ada kaitan dengan karena fraksi A ikut, lantas kita ikut, enggak gitu. Semua memiliki kewenangan otonom mengurus dirinya sendiri," ujarnya.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR itu memastikan jika fraksinya akan bersikap menentukan apakah setuju atau tidak terhadap penggunaan hak angket tersebut. Kendati demikian, ia minta agar bersabar menunggu proses politik yang tidak ada satu pihak pun yang bisa memastikan ke depannya.

Terlebih, sampai saat ini pun belum ada fraksi di DPR yang secara resmi mengajukan usulan tersebut. "Kalau hanya sekadar diskusi di publik terus menjadi wacana itu kan menjadi bunga-bunga demokrasi. Konkretnya ada enggak yang diajukan ke pimpinan?" pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
SMSI Bali Desak Aturan...
SMSI Bali Desak Aturan Ketat untuk Calon 'Dubai Baru' Indonesia
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Rekomendasi
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved