Tim Anies-Muhaimin: Banyak Saksi Kami Diintimidasi
Selasa, 20 Februari 2024 - 20:47 WIB
loading...
Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Ketua Tim Hukum Nasional (THN) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Ari Yusuf Amir mengungkapkan pihaknya banyak menemukan dugaan kecurangan Pilpres 2024 dilakukan dari kepala desa. Ari menyatakan, timnya telah menemukan sejumlah fakta, data, hingga saksi untuk dibawa dalam persidangan sengketa pemilu di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Paling banyak itu pengerahan kepala desa. Jadi melonjaknya suara (Prabowo-Gibran) ini betul-betul maksimal (akibat) kepala desa bergerak,” kata Ari di Gedung Yusuf Building Lawfirm, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2024).
Kendati begitu, Ari menuturkan, pihaknya menemukan kesulitan untuk membuktikannya. Sebab, banyak saksi yang mendapat intimidasi dari pihak tertentu.
Baca juga: Ketika Cak Imin Diminta Anies Ulangi Bilang Saya Terus di Jalur Perubahan
“Saat ini banyak saksi-saksi kami diintimidasi, saksi-saksi kami ditekan dilaporkan ke polisi. Ada juga yang ditawarkan imbalan dan macam-macam,” ujarnya.
“Paling banyak itu pengerahan kepala desa. Jadi melonjaknya suara (Prabowo-Gibran) ini betul-betul maksimal (akibat) kepala desa bergerak,” kata Ari di Gedung Yusuf Building Lawfirm, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2024).
Kendati begitu, Ari menuturkan, pihaknya menemukan kesulitan untuk membuktikannya. Sebab, banyak saksi yang mendapat intimidasi dari pihak tertentu.
Baca juga: Ketika Cak Imin Diminta Anies Ulangi Bilang Saya Terus di Jalur Perubahan
“Saat ini banyak saksi-saksi kami diintimidasi, saksi-saksi kami ditekan dilaporkan ke polisi. Ada juga yang ditawarkan imbalan dan macam-macam,” ujarnya.
Lihat Juga :