Direktur Juru Kampanye TPN Sebut Kekuasaan Sedang Tunjukkan Kepongahan
Senin, 05 Februari 2024 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
"Bagi kami sikap para guru besar, mahasiswa, masyarakat sipil tidak sekadar menyoalkan etika, tapi sedang memperingatkan secara keras, bahwa tata kelola negara ini jalannya sedang salah. Bahasa yang paling konkret, apa salahnya, pongah kekuasaannya, atau bahasa kerennya totaliter kekuasaannya," kata mantan Komisioner Komnas HAM ini.
Baca juga: Kritik Pembagian Bansos di Depan Istana, TPN Ganjar-Mahfud: Merusak Birokrasi
Jika membaca kisah-kisah kuno zaman kerajaan, kata Anam, para cendekiawan dianggap orang suci. Jika orang suci sudah bersabda, yang disentuh bukan hanya hati nuraninya, bukan pikiran-pikiran jernih semua orang, tapi juga energinya untuk bergerak.
Karena itu, Anam meminta kepada seluruh pihak untuk mendengarkan suara para cendekia, khususnya kalangan mahasiswa. Jika sebelumnya berdiri sendiri, bergerak sendiri kini para guru besar sudah mengajak bersama-sama.
"Ayo kita inisiasi satu penyelamatan negara biar negara ini tidak gagal menuju negara demokratis. Yang paling konkret adalah gunakan hak Anda untuk memilih dengan basis seruan para cendekia, agar apa, agar kekuasaan yang pongah ini tidak berlangsung terus-menerus," katanya.
Baca juga: Kritik Pembagian Bansos di Depan Istana, TPN Ganjar-Mahfud: Merusak Birokrasi
Jika membaca kisah-kisah kuno zaman kerajaan, kata Anam, para cendekiawan dianggap orang suci. Jika orang suci sudah bersabda, yang disentuh bukan hanya hati nuraninya, bukan pikiran-pikiran jernih semua orang, tapi juga energinya untuk bergerak.
Karena itu, Anam meminta kepada seluruh pihak untuk mendengarkan suara para cendekia, khususnya kalangan mahasiswa. Jika sebelumnya berdiri sendiri, bergerak sendiri kini para guru besar sudah mengajak bersama-sama.
"Ayo kita inisiasi satu penyelamatan negara biar negara ini tidak gagal menuju negara demokratis. Yang paling konkret adalah gunakan hak Anda untuk memilih dengan basis seruan para cendekia, agar apa, agar kekuasaan yang pongah ini tidak berlangsung terus-menerus," katanya.
(abd)
Lihat Juga :