Menanti Drone Kamikaze Made In Indonesia

Senin, 18 Desember 2023 - 05:05 WIB
loading...
Menanti Drone Kamikaze...
Ilustrasi: Masyudi/SINDOnews
A A A
ASA Indonesia mampu membuat drone Kamikaze mencuat kala Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan Sekolah Staf Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan Ke-61 berhasil menciptakan drone untuk misi bunuh diri tersebut.

baca juga: Perbandingan Drone Kamikaze Hamas dan Israel, Canggih Mana?

Inovasi karya salah satu Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) bernama Mayor Laut (T) Cahya Kusuma itu mengindikasikan kapasitas SDM Indonesia tak kalah dibanding negara maju, termasuk menciptakan drone Kamikaze. Bagi TNI AL, hadirnya drone Kamikaze bisa dimanfaatkan untuk mendukung implementasi strategi perang gerilya di laut, yang diarahkan untuk mengeliminir kapal perang permukaan.

Berdasarkan hasil uji coba, drone mampu terbang pada jarak 10.000 meter dan pada ketinggian 80 meter, mampu mencapai kecepatan jelajah 80 km/jam dengan posisi throttle 30%, serta dapat mencapai kecepatan maksimal kurang lebih 200 km/jam.

Sebenarnya, munculnya proyek drone Kamikaze made in Indonesia sudah terlebih dulu disampaikan PT Dahana. Bahkan, pada 2022 lalu drone Kamikaze yang diistilahkan sebagai loitering munition Rajata itu telah dipaparkan langsung di depan Presiden Jokowi saat mengunjungi booth DEFEND ID dalam Pameran Indo Defence 2022.

baca juga: Menyiapkan Drone untuk Kekuatan Masa Depan TNI

Pada momen tersebut Rajata meraih penghargaan Balitbang Kementerian Pertahanan, dan Kepala Staf Angkatan Darat telah memerintahkan agar Rajata terus disempurnakan. Diungkapkan Direktur Teknologi dan Pengembangan DAHANA, Suhendra Yusuf RPN, Rajata telah dikembangkan sejak akhir Oktober 2021 melalui development team yang berlatar ilmu penerbangan (aerodinamik dan aviasi).

Langkah tersebut merespons dinamika teknologi alutsista yang digunakan dalam perang Rusia vs Ukraina. Beberapa bulan kemudian Rajata uji coba, dan hasilnya teknologi Rajata memungkinkan personel yang menggunakannya dapat menghancurkan target tanpa diketahui musuh.Berdasar uji coba pula, Rajata diyakini bisa menjadi alternatif solusi penggunaan rudal karena nilainya lebih ekonomis, dan di sisi lain memiliki tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan roket.

Ternyata kemampuan yang telah dicapai tidaklah cukup. Dahana terus melakukan proses penyempurnaan, termasuk mengarah pada pengembangan teknologi pembatalan yang memastikan Rajata aman terhadap warga sipil yang ada di wilayah perang. Dahana meyakini, kemampuan Rajata tidak kalah dengan drone Kamikaze papan atas dunia seperti seperti Kalashnikov milik Rusia, Warmate Polandia, Switchblade Amerika, dan Hero-30 Israel.

baca juga: Gerombolan Drone Kamikaze Serang Pangkalan AS di Suriah

Walaupun keunggalan sama, Rajata diklaim akan menjadi drone termurah di dunia. Sebagai perbandingan, drone Kamikaze termurah saat ini adalah Warmate. Alutsista yang dikembangkan WB Electronics Polandia pada 2012 ini berbobot kurang dari 6 kg, bisa terbang di ketinggian 150m – 300m, dan memiliki kecepatan 150 km/jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Perencanaan Matang dan...
Perencanaan Matang dan Value for Money Kunci Keberhasilan Modernisasi Alutsista
Indonesia-India Kerja...
Indonesia-India Kerja Sama Program Rudal Canggih BrahMos dan Udara ke Udara
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Rekomendasi
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Berita Terkini
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Dasco Sebut RUU Perampasan...
Dasco Sebut RUU Perampasan Aset dan RUU Ketenagakerjaan Tetap Dibahas pada Masa Reses
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved