Din Syamsuddin: UU 2/2020 Layak Disebut UU Manipulasi Corona

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 16:00 WIB
loading...
Din Syamsuddin: UU 2/2020...
Ketua Komite Pengarah Koalisi Masyarakat Penegak Kedaulatan (KMPK) Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 layak disebut sebagai UU tentang manipulasi corona. Tangkapan layar YouTube
A A A
JAKARTA - Ketua Komite Pengarah Koalisi Masyarakat Penegak Kedaulatan (KMPK) Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 layak disebut sebagai UU tentang manipulasi Corona. Diketahui, KMPK menggugat UU tentang Kebijakan Keuangan Negara Dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 (Virus Corona) ke Mahkamah Konstitusi (MK) .

"Mengapa kita menggugat Undang-Undang 2 Tahun 2020 eks Perppu 1 Tahun 2020, dan kami sebut sebagai UU Manipulasi Corona," ujar Din Syamsuddin dalam Webinar KMPK bertajuk 'Mahasiswa dan Pelajar Menggugat UU Manipulasi Korona Nomor 2/2020', Jumat (7/8/2020).

Din Syamsuddin mengatakan, nama Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 itu cukup panjang. Dia melanjutkan, media massa acapkali menyebutnya sebagai UU Corona. Dia menambahkan, dalam pengertiannya UU itu sebagai regulasi yang mendasari kebijakan pemerintah untuk menanggulangi Covid-19 atau corona.

"Namun setelah kita baca, UU tersebut atau dulu Perppu tersebut tidaklah untuk menanggulangi Corona karena dari sudut alokasi anggaran saja, itu tidak mencerminkan kesungguhan pemerintah untuk menanggulangi orona, namun lebih banyak untuk korporasi," katanya.(Baca juga: Din Syamsuddin dkk Bentuk KAMI, Pemuda Muhammadiyah Ingatkan Hal Ini ).

Lebih lanjut dia mengatakan, UU itu untuk stimulus ekonomi yang ujung-ujungnya membantu korporasi termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sesungguhnya sebelum Covid-19 sudah mengalami devisit. "Atas dasar itulah saya pribadi mengusulkan UU itu layak disebut sebagai UU tentang manipulasi Corona," pungkas mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini.
(Baca juga: Gugat UU Corona, Din Syamsuddin Terus Ingatkan Hakim MK Soal Keadilan ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu JK, Din Syamsuddin...
Bertemu JK, Din Syamsuddin Berencana Laporkan Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie
Din Syamsuddin Desak...
Din Syamsuddin Desak Polisi Hentikan Laporan ke JK Kasus Dugaan Penistaan Agama
Gandeng JK hingga Said...
Gandeng JK hingga Said Aqil, Din Syamsuddin Inisiasi Aliansi Global untuk Kemanusiaan
Gantikan Anwar Usman,...
Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Adi Resmi Jadi Hakim MK usai Ucap Sumpah
Respons KPK soal MK...
Respons KPK soal MK Putuskan Hanya BPK Berhak Hitung Kerugian Negara
Dubes Iran Bertemu Din...
Dubes Iran Bertemu Din Syamsuddin dan Tokoh Islam, Gaungkan Kampanye Anti-Perang
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penetapan Roy Suryo Cs Jadi Tersangka Tak Sesuai Nilai Etika Moral, Hukum, dan Politik
MK Dorong Revisi UU...
MK Dorong Revisi UU Pengelolaan Zakat, Momentum Perbaikan Tata Kelola Nasional
Rekomendasi
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Berita Terkini
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved