5 Kontribusi Unpad dalam Penanganan Corona
Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:44 WIB
loading...
A
A
A
Rina menyebutkan, kontribusi pertama kampusnya adalah membuat aplikasi Mawas Diri Covid-19 (Amari Covid-19) yang dapat membantu masyarakat melakukan pemeriksaan mandiri terkait risiko terpapar virus Corona.
Selain itu, adanya Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL 2) dan Bio Safety Lecel 3 (BSL 3) Unpad yang difungsikan sebagai tempat pemeriksaan sampel Covid-19.
Unpad melalui Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK juga berkolaborasi dengan ITB mengembangkan ventilator portable 'Vent-I' sebagai alat bantu pernafasan pasien Covid-19.
Tidak hanya itu, Inovasi riset peneliti di Laboratorium Biomolekuler dan Bioinformatika Unpad berkolaborasi dengan industri menghasilkan alat tes deteksi CePAD berbasis antigen untuk mengetahui keberadaan virus Corona.
''Unpad menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang ditunjuk PT Bio Farma sebagai pelaksana uji klinis vaksin Covid-19 di Indonesia. Vaksin tersebut dikembangkan oleh perusahaan Sinovac Biotech, Tiongkok," ungkapnya.
Selain itu, adanya Laboratorium Bio Safety Level 2 (BSL 2) dan Bio Safety Lecel 3 (BSL 3) Unpad yang difungsikan sebagai tempat pemeriksaan sampel Covid-19.
Unpad melalui Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK juga berkolaborasi dengan ITB mengembangkan ventilator portable 'Vent-I' sebagai alat bantu pernafasan pasien Covid-19.
Tidak hanya itu, Inovasi riset peneliti di Laboratorium Biomolekuler dan Bioinformatika Unpad berkolaborasi dengan industri menghasilkan alat tes deteksi CePAD berbasis antigen untuk mengetahui keberadaan virus Corona.
''Unpad menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang ditunjuk PT Bio Farma sebagai pelaksana uji klinis vaksin Covid-19 di Indonesia. Vaksin tersebut dikembangkan oleh perusahaan Sinovac Biotech, Tiongkok," ungkapnya.
(maf)
Lihat Juga :