Pakar Hukum Beberkan 3 Prinsip yang Dilanggar Ketua MK Anwar Usman
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Kedua adalah soal prosedur. Perkara tersebut telah dicabut, namun pada akhirnya dimasukkan kembali. Ketiga, terkait penyimpulan putusan yang terjadi perbedaan amar putusan antar hakim. Dia menduga ada pelanggaran proses putusan pada perkara tersebut.
Kendati Ketua MK dianggap melanggar etik, Aan menilai terkait hasil putusan uji materi usia capres-cawapres telah final dan mengikat, sehingga secara hukum sah dan bisa langsung dipergunakan. Putusan soal batas usia capres-cawapres hanya bisa direvisi jika ada pihak yang melakukan gugatan kembali kepada MK.
"Ke depannya, ini menjadi pelajaran bagi MK. Jika ada perkara menyangkut open legal policy, maka itu menjadi ranah legislatif dan presiden. Mestinya bukan MK yang menentukan," katanya.
Sebelumnya, Anwar Usman mengatakan bahwa sejak menjadi calon hakim pada 1985, dirinya memegang teguh sumpah dirinya sebagai hakim. Dirinya memegang teguh amanah dalam konstitusi, Undang-Undang Dasar, amanah dalam agama.
"Jadi putusan itu, selain bertanggung jawab kepada bangsa, negara, masyarakat, tetapi yang paling utama adalah pertangungjawaban kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," ujarnya, Senin (23/10/2023).
Kendati Ketua MK dianggap melanggar etik, Aan menilai terkait hasil putusan uji materi usia capres-cawapres telah final dan mengikat, sehingga secara hukum sah dan bisa langsung dipergunakan. Putusan soal batas usia capres-cawapres hanya bisa direvisi jika ada pihak yang melakukan gugatan kembali kepada MK.
"Ke depannya, ini menjadi pelajaran bagi MK. Jika ada perkara menyangkut open legal policy, maka itu menjadi ranah legislatif dan presiden. Mestinya bukan MK yang menentukan," katanya.
Sebelumnya, Anwar Usman mengatakan bahwa sejak menjadi calon hakim pada 1985, dirinya memegang teguh sumpah dirinya sebagai hakim. Dirinya memegang teguh amanah dalam konstitusi, Undang-Undang Dasar, amanah dalam agama.
"Jadi putusan itu, selain bertanggung jawab kepada bangsa, negara, masyarakat, tetapi yang paling utama adalah pertangungjawaban kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," ujarnya, Senin (23/10/2023).
(zik)
Lihat Juga :