Dilema Aparatur Sipil Negara ke IKN

Kamis, 26 Oktober 2023 - 06:53 WIB
loading...
A A A
baca juga: Jokowi Umumkan Logo IKN: Pohon Hayat

Jokowi tetap bersikukuh bahwa perpindahan tugas ke IKN adalah konsekuensi dari tekad besar pemerintah yang ingin mewujudkan segera Indonesia sentris. Sebab saat ini, dalam penilaian Jokowi ekonomi Indonesia masih kental dengan yang Jawa Sentris. Ini setidaknya ditandai sebanyak 58% produk domestik bruto (PDB) Indonesia berasal dari Jawa.

Praktis perputaran ekonomi pun diyakini masih terpusat di pulau ini. Jokowi sangat serius membangun ibu kota baru ini. Selain memperkuat dengan regulasi yang ditandai lahirnya UU No 3/2022 tentang Ibu Kota Negara pada 15 Februari 2022 lalu, Jokowi juga rajin membujuk investor datang. Jokowi pun memamerkan kehebatan IKN hampir di tiap lawatannya ke luar negeri. Terakhir kala berkunjung ke China baru-baru ini.

Hingga kini, belum ada garansi kawasan IKN akan benar-benar terwujud dan hidup sebagaimana yang diskenariokan. Di balik keyakinan dan keteguhan pemerintah, tentu ada ribuan Anggraini maupun Sakti lain yang masih diliputi keraguan membuncah.

Perasaan mereka masih selaras pada potret yang tergambar dari survei Litbang SINDOnews.com pada 2022 lalu. Di survei itu, terungkap bahwa mayoritas ASN berharap fasilitas di IKN harus memadai agar mereka bisa betah.

Survei ini juga memperkuat fakta bahwa bukankah langkah mudah soal pindah memindah orang kendati mereka adalah pegawai pemerintah. Berangkat dari fakta ini, saatnya pemerintah lebih memahami dengan melakukan komunikasi kebijakan yang lebih strategis.

baca juga: Optimistis Pembangunan IKN Selesai, Ini Penjelasan Jokowi

Tujuan (goal) pemerintah menggeser lokasi ibu kota berada di wilayah yang lebih sentris berikut kelebihan-kelebihan yang diproyeksikan sangat mungkin untuk mudah dipahami. Namun bagi ASN yang bakal berpindah, ini semua masih mengawang-awang.

Agar langkah perubahan itu bisa dieksekusi dengan taktis serta mendapat dukungan penuh, tentu pemerintah harus mampu mengambil hati para ASN. Dari situ akan terbangun relasi yang kuat berikut keikhlasan karena seperti dikonsepsikan Kotter dalam Leading Change (1996), di dalamnya memunculkan rasa saling percaya (trust).

Kepercayaan ini memegang peran vital karena ASN sejatinya tengah dihadapkan pada tantangan baru dengan risiko tak ringan. Apalagi jika berkaca pada kasus sejumlah negara, faktanya pemindahan ibu kota bukanlah pilihan terbaik bagi para abdi prajanya.

Ibu kota baru Myanmar yakni Naypyidaw misalnya, hingga kini masih terasa sangat sepi kendati sudah resmi beroperasi menggantikan Yangon sejak hampir dua dasawarsa lalu. Sebagai makhluk sosial, namun terkungkung dalam wilayah yang sepi tentu penuh dengan tekanan hati.

Selasa (24/10/2023) lalu, Men PAN-RB Abdullah Azwar Anas kembali menarik simpati dengan rencana menghitung ulang tunjangan kinerja (tukin) bagi ASN yang berhijrah di IKN. Hitung ulang ini sekaligus sebagai respons atas besaran tukin pegawai Kementerian Keuangan yang dinilai banyak pihak kelewat tinggi sehingga memicu iri. Tentu, perbedaan dan ketimpangan ini harus segera disadari dan diantisipasi agar jangan sampai di IKN Nusantara nanti malah menjadi 'duri'.

Sekali lagi, pemindahan ibu kota berikut para ASN di dalamnya harus dikelola dengan matang. Jangan sampai infrastruktur IKN Nusantara yang nantinya terbangun dengan kokoh sekaligus mungkin mencengangkan, namun di dalamnya malah rapuh lantaran para ASN diliputi rasa kebimbangan mendalam. (*)
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
KPK Panggil 4 ASN Ditjen...
KPK Panggil 4 ASN Ditjen Bea Cukai Semarang, Kasus Apa?
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Siap-Siap! TASPEN Salurkan...
Siap-Siap! TASPEN Salurkan Gaji ke-13 Pensiunan ASN Mulai 2 Juni 2026
Menkum Dorong Afirmasi...
Menkum Dorong Afirmasi Pendidikan Kedinasan bagi Generasi Muda Papua
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan...
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Cair Awal Juni, Catat Tanggal Pastinya
Rekomendasi
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Berita Terkini
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved