Dilema Aparatur Sipil Negara ke IKN

Kamis, 26 Oktober 2023 - 06:53 WIB
loading...
Dilema Aparatur Sipil...
Ilustrasi: Masyudi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggraini diliputi rasa gamang yang cukup mendalam. Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama ini masih maju mundur untuk membeli rumah idamannya.

baca juga: Satgas IKN PUPR: Pembangunan IKN Nusantara Dorong Transformasi BUMN

Bukan persoalan kecukupan uang yang memicu dia gamang. Namun, kabar kepindahan ASN ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam waktu dekatlah yang membuatnya ragu.

Hingga kini belum ada informasi yang gamblang soal rencana kepindahan itu. Tak pelak, pikirannya gundah. Membeli rumah di Depok, Jawa Barat yang relatif dekat dengan kantornya kini atau membeli perumahan di kompleks IKN kelak?

Pilihan ini agak pelik. Ini karena hingga sekarang Anggraini benar-benar belum tahu betul kapan sebenarnya akan diangkut ke IKN. Meski statusnya 'wong pusat', namun sejatinya info kepindahan masih sebatas desas desus yang jelas sering membuat dia dan pegawai lainnya bimbang dan pastinya resah.

Anggraini ingin sekali segera memiliki rumah karena sudah cukup lama berumah tangga dan dikaruniai anak. Namun dia khawatir kalau telanjur membeli rumah di Depok tiba-tiba malah harus pindah ke IKN. Tentu akan lebih banyak madharatnya lantaran rumah harus ditinggal, kotor, cepat rusak, harga jual anjlok dan lain sebagainya.

"Pingin banget punya rumah sendiri karena kalau kontrak terus mahal. Tapi saya bingung katanya nanti PNS pusat akan dipindah ke IKN. Kalau tidak tahun depan (2024), mungkin yang setelah itu dalam waktu tak lama," ujar Anggraini kepada SINDOnews, baru-baru ini.

baca juga: Membujuk ASN Pindah ke IKN Nusantara

Dilema tak jauh beda juga kini dirasakan Sakti. Statusnya sebagai ASN di kantor yang berlokasi di kompleks Istana Presiden membuatnya yakin akan menjadi target pegawai yang bergeser ke IKN dalam tempo dekat. Toh begitu, Sakti mengaku, hingga kini belum ada informasi yang sangat jelas kapan dirinya akan mulai berhijrah.

"Kalaupun harus pindah, mau tidak mau harus siap. Istri pun sudah berniat ingin ikut. Ini risiko kalau akhirnya rumah dan pekerjaan di Jakarta harus ditinggal. Bagaimana lagi karena nanti di IKN juga pastinya lebih lama, bukan tugas yang masanya satu atau dua hari semata," terang Sakti.

Hijrah ke IKN memang menjadi isu yang makin intens diperbincangkan kalangan ASN di level kementerian dan sejumlah lembaga level pusat belakangan ini. Apalagi menurut skenario, pemindahan besar-besaran tak lama lagi dimulai, yakni awal 2024. Dengan begitu, ini tinggal hitungan bulan lagi. Direncanakan, akan ada 40 kementerian yang diboyong di ibu kota baru ini.

Namun, kendati sebagai abdi praja telah meneken pernyataan untuk siap ditempatkan di berbagai penjuru Tanah Air, faktanya tidak sedemikan mudah untuk menjalaninya. Mereka paham pindah ke IKN adalah keniscayaan.

Namun bertugas dan bertempat tinggal di kota yang benar-benar baru, jelas sebuah tantangan yang mungkin tak pernah terlintas di pikiran sebelumnya. Banyak fasilitas pasti masih terbatas. Banyak lingkungan pasti butuh pengenalan dan penguasaan lagi. Demikian pula banyak pos dan wilayah kerja yang pasti butuh penyesuaian kembali. Dan, mereka menyadari bahwa IKN sejatinya pertaruhan kehidupan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Mensos Tegaskan Pemain...
Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Rekomendasi
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved