Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Ganjar Pranowo Hadirkan Sekolah Gratis
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 21:46 WIB
loading...
Bacapres Ganjar Pranowo memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan sekolah gratis se-Indonesia bagi masyarakat kurang mampu. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pendidikan berkualitas merupakan landasan penting dalam pembangunan suatu negara. Di Indonesia, pemerintah telah berkomitmen untuk mewujudkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kualitas pendidikan Indonesia masih belum sempurna. Hal ini berdasarkan peringkat World Population Assessment tahun 2021 yang menempatkan negara tersebut pada peringkat 54 dari 78 negara yang masuk dalam World Education Rankings.
Baca juga: Ini Gagasan Ganjar untuk Kesejahteraan Rakyat dan Usaha Wujudkan Indonesia Emas 2045
Peringkat Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara, yakni Singapura di peringkat 21, Malaysia di peringkat 38, dan Thailand di peringkat 46. Dari sisi regulasi dan keuangan, Indonesia mengalokasikan 20% APBN/APBD untuk sektor pendidikan.
Jumlah tersebut tentu sangat tinggi, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Sayangnya, otonomi daerah seolah mengesampingkan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam urusan sekolah.
Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan sekolah gratis se-Indonesia bagi masyarakat kurang mampu. Komitmen ini merupakan lanjutan dari gagasannya ketika ia memimpin Jawa Tengah dua periode lalu.
Ketika masih menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar telah membuat program sekolah berbasis boarding secara gratis alias tidak dipungut biaya untuk masyarakat kurang mampu. Para siswa bahkan mendapatkan seragam, sepatu, makan dan asrama secara gratis. Sekolah juga menghubungkan dan mampu membuat kerja sama ke beberapa perusahaan atau industri untuk penyerapan tenaga kerja.
Kualitas pendidikan Indonesia masih belum sempurna. Hal ini berdasarkan peringkat World Population Assessment tahun 2021 yang menempatkan negara tersebut pada peringkat 54 dari 78 negara yang masuk dalam World Education Rankings.
Baca juga: Ini Gagasan Ganjar untuk Kesejahteraan Rakyat dan Usaha Wujudkan Indonesia Emas 2045
Peringkat Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara, yakni Singapura di peringkat 21, Malaysia di peringkat 38, dan Thailand di peringkat 46. Dari sisi regulasi dan keuangan, Indonesia mengalokasikan 20% APBN/APBD untuk sektor pendidikan.
Jumlah tersebut tentu sangat tinggi, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Sayangnya, otonomi daerah seolah mengesampingkan fungsi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam urusan sekolah.
Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan sekolah gratis se-Indonesia bagi masyarakat kurang mampu. Komitmen ini merupakan lanjutan dari gagasannya ketika ia memimpin Jawa Tengah dua periode lalu.
Ketika masih menjabat menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar telah membuat program sekolah berbasis boarding secara gratis alias tidak dipungut biaya untuk masyarakat kurang mampu. Para siswa bahkan mendapatkan seragam, sepatu, makan dan asrama secara gratis. Sekolah juga menghubungkan dan mampu membuat kerja sama ke beberapa perusahaan atau industri untuk penyerapan tenaga kerja.
Lihat Juga :