Komunitas Alumni PT Sebut Denyut Komite Covid-19 Terasa di Akar Rumput

loading...
Komunitas Alumni PT Sebut Denyut Komite Covid-19 Terasa di Akar Rumput
Pedagang di Pasar Genteng Baru, Surabaya, Jawa Timur. Dampak kehadiran Komite Penanganan Covid diharapkan lebih terasa lagi untuk masyarakat kelas bawah yang tertekan akibat pandemi. Foto: SINDOnews/Ali Masduki
A+ A-
JAKARTA - Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19 dinilai tepat. Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2020 sudah terasa khususnya untuk pemulihan ekonomi di tingkat akar rumput.

Seperti diketahui Komite Penanganan Covid-19 dikoordinasikan Menko Perekonomian melibatkan Menko Marinves, Menko Polhukam, Menko PMK, Menteri Keuangan, Mendagri, dan juga dilengkapi Menteri Kesehatan. Sebagai pelaksana, ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir.

(Baca: Data Terbaru, Zona Merah Covid-19 Meningkat)

Sekjen Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) Bambang Joedopramono menilai penunjukkan Erick Thohir sebagai menunjukkan keinginan kuat Jokowi untuk mengakselerasi upaya pemulihan dampak pandemi. Sebagai menteri, Erick Thohir memiliki kendali untuk mengerahkan semua resource yang dimiliki BUMN untuk tujuan tersebut.



“Kekuatan BUMN jika diharmonisasikan dengan goverment spending, akan mampu menggerakkan sektor ekonomi riil. Kekuatan BUMN tak hanya dari sisi finansial, tapi juga daya jangkaunya yang luas, tak hanya sampai Indonesia saja, tapi juga global,” paparnya lewat pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (3/8/2020).

(Baca: Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Didesak Prioritaskan Sektor Kesehatan)

Bambang meyakini Erick mampu melaksanakan tugas mempercepat pemulihan ekonomi tanpa melupakan penanganan Covid-19. Dengan aset BUMN yang mencapai Rp8.000 triliun, seorang Menteri BUMN memiliki punya kekuatan riil yang dapat mensinergikan kebijakan ekonomi dan kesehatan sehingga tidak saling tumpang tindih.



“Apalagi jika BUMN-BUMN bergerak secara bersinergi sehingga dapat mendorong stimulus ekonomi, terutama dari sisi suplai. Kekuatan sinergi BUMN sangat potensial untuk digerakkan mendorong mesin korporasi dan dunia usaha berputar lebih kencang,” katanya.

Bambang mengimbau semua pihak untuk saling bahu membahu karena pemulihan ekonomi ini untuk keselamatan bersama bangsa. Di sisi lain dia berharap komite bentukan Jokowi benar-benar fokus penguatan ekonomi akar rumput, mengembalikan kekuatan daya beli masyarakat bawah yang mengalami tekanan akibat pandemi ini.

“Kami juga berharap vaksin segera ditemukan, sehingga masyarakat merasa tenang dan aman dari ancaman Covid-19,” kata Bambang.
(muh)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top