Jangan Pernah Putus Asa di Tengah Pandemi Corona
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 20:01 WIB
loading...
Masa pandemi virus Corona belum kunjung berlalu, sejumlah pengusah pun terpaksa gulung tikar. Mau tidak mau imbasnya adalah pemutusan hubungan kerja (PHK). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Masa pandemi virus Corona (Covid-19) belum kunjung berlalu, sejumlah pengusah pun terpaksa gulung tikar. Mau tidak mau imbasnya adalah pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun di tengah pandemi ini diharapan tak begitu saja menerima keadaan, perlu usaha ekstra untuk bangkit dan tak putus asa dengan kondisi saat ini.
(Baca juga: Memprihatinkan, PB IDI: Sudah 72 Dokter Meninggal Akibat Covid-19)
![Jangan Pernah Putus Asa di Tengah Pandemi Corona]()
Pandangan tersebut dikatakan owner Nasi Telor Omahan, Cynthia Ratnawati. Menurutnya dalam usaha yang dilakukan modal dasarnya adalah niat yang kuat serta jangan pernah menyerah. (Baca juga: PB IDI Sarankan Intervensi Penanganan Corona Harus Agresif)
"Kami mempuanyai target para franchisee 10.000. Di 34 Provinsi se Indonesia Baik untuk korban PHK, Ibu Rumah Tangga, Pensiunan, Mahasiswa buruh lepas, Ojol dan lain-lain, mottonya Dari pada cari orderan di jalan lebih baik tunggu orderan di rumah," kata Cynthia Ratnawati di Tomokofi, Jalan Cikajang Nomor 26, Petogogan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2020).
Kata dia calon bos kuliner hanya perlu memenuhi Persyaratan KTP, NPWP. Untuk titik lokasi yang nantinya akan dibatasi jarak minimal 3 kilometer. Jadi Bisa dikatakan hanya Rp0, karena kalau disetujui akan dapat modal dasar Rp25 juta Pinjaman dari Bank, yang sudah kerja sama dengan pihak Nasi Telor.
"Tidak perlu khawatir untuk yang belum berpengalaman dalam dunia usaha, nanti sebelum terjun akan ada pelatihan offline dan online setelah siap 100% bisa langsung praktik jualan nasi telor omahan ayo tunggu apa lagi," karena peluang tidak selalu datang dua kali, terangnya.
(Baca juga: Memprihatinkan, PB IDI: Sudah 72 Dokter Meninggal Akibat Covid-19)

Pandangan tersebut dikatakan owner Nasi Telor Omahan, Cynthia Ratnawati. Menurutnya dalam usaha yang dilakukan modal dasarnya adalah niat yang kuat serta jangan pernah menyerah. (Baca juga: PB IDI Sarankan Intervensi Penanganan Corona Harus Agresif)
"Kami mempuanyai target para franchisee 10.000. Di 34 Provinsi se Indonesia Baik untuk korban PHK, Ibu Rumah Tangga, Pensiunan, Mahasiswa buruh lepas, Ojol dan lain-lain, mottonya Dari pada cari orderan di jalan lebih baik tunggu orderan di rumah," kata Cynthia Ratnawati di Tomokofi, Jalan Cikajang Nomor 26, Petogogan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2020).
Kata dia calon bos kuliner hanya perlu memenuhi Persyaratan KTP, NPWP. Untuk titik lokasi yang nantinya akan dibatasi jarak minimal 3 kilometer. Jadi Bisa dikatakan hanya Rp0, karena kalau disetujui akan dapat modal dasar Rp25 juta Pinjaman dari Bank, yang sudah kerja sama dengan pihak Nasi Telor.
"Tidak perlu khawatir untuk yang belum berpengalaman dalam dunia usaha, nanti sebelum terjun akan ada pelatihan offline dan online setelah siap 100% bisa langsung praktik jualan nasi telor omahan ayo tunggu apa lagi," karena peluang tidak selalu datang dua kali, terangnya.
Lihat Juga :