Membaca Mendayung Dunia

Senin, 24 Juli 2023 - 08:35 WIB
loading...
Membaca Mendayung Dunia
Candra Fajri Ananda, Staf Khusus Menteri Keuangan RI. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
Candra Fajri Ananda
Staf Khusus Menteri Keuangan RI

MEMBACA adalah kegiatan yang sangat penting kemajuan suatu bangsa. Secara umum, tujuan membaca adalah untuk mencari dan memperoleh informasi sehingga seseorang dapat mengetahui berbagai hal yang sebelumnya tidak diketahui.

Maka, perlu disadari bahwa kegiatan membaca merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena membaca dapat mengantarkan pembaca untuk menemukan berbagai informasi baru sehingga dapat memperluas wawasan dan pengetahuan.

Membaca juga dipandang sebagai suatu kegiatan yang sangat strategis dan mendasar dalam perkembangan kepribadian pada setiap diri manusia. Kenyataan ini dapat dilihat dari kebiasaan seseorang, bahwa literatur yang kerap dibaca akan berpengaruh terhadap pola pikir dan perilakunya di kehidupan sehari-hari.

Implementasi dari penyerapan proses membaca, dapat dilihat hasilnya pada kecerdasan melakukan proses analisa dan pelaksanaannya pada olah ketrampilan yang dimiliki. Setiap orang yang kerap membaca niscaya memiliki logika dan proses analisa yang lebih besar di bandingkan individu yang jarang membaca.

Hal inilah yang menjadikan budaya membaca sangat penting, terlebih bagi generasi muda yang menjadi ujung tombak kehidupan bangsa dan negara.

Perihal budaya membaca, Indonesia dapat menengok budaya membaca di Jepang. Sejarah mencatat bahwa Jepang pernah menjadi negara yang hancur karena kekalahannya dalam Perang Dunia II dan mampu bangkit kembali dari keterpurukannya.

Salah satu yang digalakkan Jepang tatkala berada dalam proses kebangkitannya dari peristiwa kelam tersebut ialah budaya membaca. Alhasil, seiring sifat dasar orang Jepang yang memang tekun, pekerja keras, serta rata-rata dari mereka mempunyai keinginan untuk selalu belajar, maka Jepang berhasil kembali dalam membangun negaranya. Keinginan untuk selalu belajar tersebut tercermin pada tingginya budaya baca dan tulis masyarakat Jepang yang terus mengakar hingga kini.

Sejatinya minat baca bukanlah suatu yang alamiah. Minat baca dapat lahir dari proses belajar, proses pembiasaan, pengalaman, serta dukungan dari lingkungan sekitar. Pun kebiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara berulang serta dapat menjadi kegiatan yang terstruktur disertai dengan target yang jelas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
3 Manfaat Membacakan...
3 Manfaat Membacakan Buku untuk Anak: Asah Kemampuan Komunikasi, Emosi, dan Imajinasi
KAI Logistik Dorong...
KAI Logistik Dorong Literasi Warga untuk Tingkatkan Daya Saing Bangsa
Senyum Merekah di Klungkung...
Senyum Merekah di Klungkung Bali: Ratusan Siswa SD Sambut Oase Membaca dari LG
Rekomendasi
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved