HUT ke-77 Bhayangkara, Pengamat Intelijen: Teguhkan Polri Presisi untuk Indonesia Emas
Jum'at, 30 Juni 2023 - 09:06 WIB
loading...
Pengamat Intelijen dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengadakan soft launching sebuah karya buku yang ditulisnya dengan judul ‘Polri Presisi, Polri Mengabdi: Reformasi Polri di Era Digital Society’. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Polri merupakan lembaga penegak hukum yang berperan dalam memelihara keamanan, menjaga ketertiban umum, dan mengayomi masyarakat. Karenanya, kepolisian dituntut untuk selalu mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
Institusi kepolisian yang kuat adalah salah satu prasyarat untuk membangun Indonesia Emas di masa mendatang. 1 Juli 2023 Polri memasuki usianya yang ke-77 tahun. HUT Korps Bhayangkara menegaskan perannya dengan Tema "Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas".
Baca juga: 3 Kabareskrim Polri Jadi Wakapolri, Nomor Terakhir Merasakan Kepemimpinan 2 Kapolri Berbeda
Untuk ikut menyemarakkan peringatan HUT ke-77 Polri, Pengamat Intelijen dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengadakan soft launching sebuah karya buku yang ditulisnya dengan judul ‘Polri Presisi, Polri Mengabdi: Reformasi Polri di Era Digital Society’.
Simon, panggilan akrab Ngasiman Djoyonegoro menyampaikan bahwa tantangan besar yang dihadapi Polri di tahun 2023 ini cukup nyata. Apalagi menghadapi tahun politik dan pesta demokrasi serentak 2024.
Pertama, maraknya hoaks yang dibungkus dengan politik identitas jelang Pemilu 2024. Kedua, memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri pascakasus Ferdy Sambo, tragedi di Stadion Kanjuruhan, dan kasus Teddy Minahasa.
Ketiga, bagaimana Polri memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan perkembangan Police 4.0 untuk peningkatan pelayanan masyarakat.
Institusi kepolisian yang kuat adalah salah satu prasyarat untuk membangun Indonesia Emas di masa mendatang. 1 Juli 2023 Polri memasuki usianya yang ke-77 tahun. HUT Korps Bhayangkara menegaskan perannya dengan Tema "Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas".
Baca juga: 3 Kabareskrim Polri Jadi Wakapolri, Nomor Terakhir Merasakan Kepemimpinan 2 Kapolri Berbeda
Untuk ikut menyemarakkan peringatan HUT ke-77 Polri, Pengamat Intelijen dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengadakan soft launching sebuah karya buku yang ditulisnya dengan judul ‘Polri Presisi, Polri Mengabdi: Reformasi Polri di Era Digital Society’.
Simon, panggilan akrab Ngasiman Djoyonegoro menyampaikan bahwa tantangan besar yang dihadapi Polri di tahun 2023 ini cukup nyata. Apalagi menghadapi tahun politik dan pesta demokrasi serentak 2024.
Pertama, maraknya hoaks yang dibungkus dengan politik identitas jelang Pemilu 2024. Kedua, memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri pascakasus Ferdy Sambo, tragedi di Stadion Kanjuruhan, dan kasus Teddy Minahasa.
Ketiga, bagaimana Polri memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan perkembangan Police 4.0 untuk peningkatan pelayanan masyarakat.
Lihat Juga :