Karier Militer dan Politik Moeldoko, Panglima TNI yang Jadi Kepala Staf Kepresidenan Indonesia
Kamis, 22 Juni 2023 - 16:46 WIB
loading...
Nama Jenderal Moeldoko pastinya sudah tidak asing di telinga masyarakat. Foto DOK ist
A
A
A
JAKARTA - Nama Jenderal Moeldoko pastinya sudah tidak asing di telinga masyarakat. Selain memiliki segudang prestasi, Moeldoko juga kerap menduduki jabatan strategis baik itu di militer maupun politik .
Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko yang lahir pada 8 Juli 1957 kini tengah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak penunjukannya pada 17 Januari 2018 lalu pada Kabinet Kerja. Jabatan itu kembali dipercayakan padanya setelah Joko Widodo terpilih kembali menjadi Presiden Indonesia untuk menjalani periode keduanya.
Ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sebanyak dua kali memperlihatkan bahwa Jenderal Moeldoko bukanlah orang sembarangan. Karena itu, menarik untuk mengetahui riwayat karier militer dan politiknya.
Baca juga: 11 Brevet Jenderal Moeldoko, dari Komando Kopassus hingga Parachutist Thailand
Setelah lulus, putra bungsu dari 12 bersaudara ini langsung ditugaskan untuk menjadi Komandan Peleton Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin. Berikut riwayat jabatan Jenderal Moeldoko setelahnya:
- Kasi Operasi Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana
- Wakil Komandan Yonif 202/Tajimalela
- Kasi Teritorial Brigif-1 PAM IK/JS
- Komandan Kodim 0501/Jakarta Pusat (1996)
- Sespri Wakasad (1998)
- Komandan Brigif-1/Jaya Sakti (1999)
- Asops Kasdam VI/Tanjungpura
- Dirbindiklat Pussenif
- Komandan Rindam VI/Tanjungpura (2005)
- Komandan Korem 141/Toddopuli Watampone (2006)
- Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD (2008)
- Kasdam Jaya (2008)
- Mayor Jenderal
- Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (2010)
- Panglima Kodam XII/Tanjungpura (2010)
- Panglima Kodam III/Siliwangi (2010)
- Wakasad (2013)
- Panglima TNI (2013-2015)
Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko yang lahir pada 8 Juli 1957 kini tengah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak penunjukannya pada 17 Januari 2018 lalu pada Kabinet Kerja. Jabatan itu kembali dipercayakan padanya setelah Joko Widodo terpilih kembali menjadi Presiden Indonesia untuk menjalani periode keduanya.
Ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sebanyak dua kali memperlihatkan bahwa Jenderal Moeldoko bukanlah orang sembarangan. Karena itu, menarik untuk mengetahui riwayat karier militer dan politiknya.
Baca juga: 11 Brevet Jenderal Moeldoko, dari Komando Kopassus hingga Parachutist Thailand
Karier Militer Jenderal Moeldoko
Prestasi pria asal Kediri, Jawa Timur ini telah ditunjukkan saat berhasil menjadi lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1981 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa.Setelah lulus, putra bungsu dari 12 bersaudara ini langsung ditugaskan untuk menjadi Komandan Peleton Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin. Berikut riwayat jabatan Jenderal Moeldoko setelahnya:
Letnan Dua sampai Kapten
- Danki A Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin (1983)- Kasi Operasi Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana
Mayor
- Perwira Operasi Kodim 1408/BS Ujungpandang- Wakil Komandan Yonif 202/Tajimalela
- Kasi Teritorial Brigif-1 PAM IK/JS
Letnan Kolonel
- Komandan Yonif 201/Jaya Yudha (1995)- Komandan Kodim 0501/Jakarta Pusat (1996)
- Sespri Wakasad (1998)
Kolonel
- Pabandya-3 Ops PB-IV/Sopsad- Komandan Brigif-1/Jaya Sakti (1999)
- Asops Kasdam VI/Tanjungpura
- Dirbindiklat Pussenif
- Komandan Rindam VI/Tanjungpura (2005)
- Komandan Korem 141/Toddopuli Watampone (2006)
Brigadir Jenderal
- Pa Ahli Kasad Bidang Ekonomi (2007)- Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD (2008)
- Kasdam Jaya (2008)
- Mayor Jenderal
- Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (2010)
- Panglima Kodam XII/Tanjungpura (2010)
- Panglima Kodam III/Siliwangi (2010)
Letnan Jenderal
- Wakil Gubernur Lemhannas (2011)- Wakasad (2013)
Jenderal
- KSAD (2013)- Panglima TNI (2013-2015)
Lihat Juga :