Pasukan Pandawa Raider Dikirim ke Papua, Pengamat: Bekali Prajurit Geopolitik Papua
Minggu, 18 Juni 2023 - 22:06 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas NH Kertopati meminta agar prajurit TNI dibekali geopolitik Papua. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - TNI mengirimkan Satgas Pamtas Mobile Batalyon Infanteri (Yonif) 411 Mekanis Raider Pandawa Kostrad ke Papua. Pengerahan pasukan terlatih ini untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah tersebut.
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas NH Kertopati mengatakan deployment atau pengiriman pasukan terlatih Kostrad ke Papua merupakan langkah yang tepat.
"Prajurit yang akan dikirim diberi pengetahuan bukan saja hal terkait strategi militer tetapi juga diberi pemahaman sedikit terkait dinamika geopolitik dan geoekonomi Papua, sehingga prajurit memahami juga adat budaya, situasi kondisi berikut komunikasi setempat," ujarnya, Minggu (18/6/2023).
Baca juga: Panglima TNI Lepas Satgas Pamtas RI-Papua Nugini dari Belawan
Pengiriman prajurit Kostrad ke Papua karena memang tugas utamanya menangani Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bersifat tempur dalam bentuk operasi mengatasi gerakan separatis bersenjata, operasi mengatasi pemberontakan bersenjata. Termasuk operasi mengatasi aksi terorisme, operasi mengamankan wilayah perbatasan, operasi mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis.
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber Susaningtyas NH Kertopati mengatakan deployment atau pengiriman pasukan terlatih Kostrad ke Papua merupakan langkah yang tepat.
"Prajurit yang akan dikirim diberi pengetahuan bukan saja hal terkait strategi militer tetapi juga diberi pemahaman sedikit terkait dinamika geopolitik dan geoekonomi Papua, sehingga prajurit memahami juga adat budaya, situasi kondisi berikut komunikasi setempat," ujarnya, Minggu (18/6/2023).
Baca juga: Panglima TNI Lepas Satgas Pamtas RI-Papua Nugini dari Belawan
Pengiriman prajurit Kostrad ke Papua karena memang tugas utamanya menangani Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang bersifat tempur dalam bentuk operasi mengatasi gerakan separatis bersenjata, operasi mengatasi pemberontakan bersenjata. Termasuk operasi mengatasi aksi terorisme, operasi mengamankan wilayah perbatasan, operasi mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis.
Lihat Juga :