Charta Politika: Masyarakat Inginkan Erick Thohir Jadi Cawapres Ketimbang Tokoh Lama
Selasa, 16 Mei 2023 - 21:35 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir menjadi salah satu tokoh baru yang diinginkan masyarakat untuk posisi calon wakil presiden (cawapres) dalam menatap Pilpres 2024 mendatang. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menjadi salah satu tokoh baru yang diinginkan masyarakat untuk posisi calon wakil presiden (cawapres) dalam menatap Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Terbukti dalam hasil survei terbaru dari Charta Politika Indonesia, elektabilitas cawapres dari pemimpin andalan dan kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengungguli tokoh-tokoh politik lama.
Tokoh-tokoh politik lama ini adalah Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Berdasarkan temuan Charta Politika, Erick Thohir mengungguli tokoh-tokoh tersebut dengan elektabilitas sebesar 9,2% di bursa cawapres.
Baca juga: Duet Prabowo-Erick Menguat, Pengamat: Bukti Kinerja Keduanya Diterima Masyarakat
Sedangkan tokoh lainnya berada di belakang mantan Presiden Inter Milan yang kini Ketua Umum (Ketum) PSSI tersebut, Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Jatim ini hanya memiliki elektabilitas sebesar 5,8%.
Kedua tokoh NU ini memiliki selisih elektabilitas yang cukup besar yakni di angka 3,4%. Angka tersebut berada di atas angka margin of error (moe) survei Charta Politika yakni 2,82%.
Sementara itu, Ketum PKB Muhaimin Iskandar berada di belakang Khofifah. Ia terekam hanya memiliki elektabilitas sebesar 3,5%. Selisih 5,7% dari Erick Thohir dan 2,3% dari Khofifah.
Kemudian, Ketua DPR Puan Maharani bersaing di angka moe bersama Ketum Golkar Airlangga Hartarto di peringkat terakhir. Di mana Puan memiliki elektabilitas sebesar 2,9% sedangkan Airlangga di angka 2,2%.
Tokoh-tokoh politik lama ini adalah Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Berdasarkan temuan Charta Politika, Erick Thohir mengungguli tokoh-tokoh tersebut dengan elektabilitas sebesar 9,2% di bursa cawapres.
Baca juga: Duet Prabowo-Erick Menguat, Pengamat: Bukti Kinerja Keduanya Diterima Masyarakat
Sedangkan tokoh lainnya berada di belakang mantan Presiden Inter Milan yang kini Ketua Umum (Ketum) PSSI tersebut, Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Jatim ini hanya memiliki elektabilitas sebesar 5,8%.
Kedua tokoh NU ini memiliki selisih elektabilitas yang cukup besar yakni di angka 3,4%. Angka tersebut berada di atas angka margin of error (moe) survei Charta Politika yakni 2,82%.
Sementara itu, Ketum PKB Muhaimin Iskandar berada di belakang Khofifah. Ia terekam hanya memiliki elektabilitas sebesar 3,5%. Selisih 5,7% dari Erick Thohir dan 2,3% dari Khofifah.
Kemudian, Ketua DPR Puan Maharani bersaing di angka moe bersama Ketum Golkar Airlangga Hartarto di peringkat terakhir. Di mana Puan memiliki elektabilitas sebesar 2,9% sedangkan Airlangga di angka 2,2%.
Lihat Juga :