Sebut Berbahaya, Ichsanuddin Noorsy Ogah Disorot Thermometer Gun

Senin, 20 Juli 2020 - 16:09 WIB
loading...
Sebut Berbahaya, Ichsanuddin...
Pengamat ekonomi, Ichsanuddin Noorsy. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Potongan video perbincangan Helmy Yahya dengan ekonom Ichsanuddin Noorsy viral. Perbincangan keduanya mengenai pengguanaan thermo gun menjadi perbicangan di media sosial.

Dalam video itu, Noorsy mengungkapkan keenggenan dirinya membiarkan kepalanya "ditembak" dengan thermo gun laser untuk mengetahui suhu tubuhnya.

Seperti diketahui, sejak virus Corona (Covid-19) merebak , penggunaan thermo gun untuk memeriksa suhu tubuh digunakan di berbagai tempat. Dari rumah sakit, kantor, toko, hingga restoran.

Noorsy mengatakan selalu menolak membiarkan kepalanya disorot thermo gun. Dia pun menyarankan agar alat tersebut digunakan di bagian tangannya. "Kalau pakai hand gun saya menolak. Kalau anda mau periksa, bukan periksa kepala saya, periksa sini," kata Noorsy sembari menunjuk bagian atas tangannya.

(Baca juga: Kemenkes: Sebanyak 7.008 Anak Indonesia Terpapar Covid-19 )

Menurut dia, hand gun thermometer itu untuk memeriksa panas. Bukan untuk mengukur suhu tubuh manusia. "Lasernya digunakan untuk memeriksa kabel panas. Bukan untuk memeriksa temperatur manusia dan kita mau menerima," katanya.

Padahal, kata dia, alat tersebut dijual mahal di Indonesia. "Tapi kita dibodohi. Kepala kita ditembak laser. Tidak tahu dampak kerusakan pada sumsum otak," tandasnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PPKM Level 1, Pemerintah...
PPKM Level 1, Pemerintah Uji Coba New Normal di Kota Blitar
Keterbukaan Informasi...
Keterbukaan Informasi Dinilai Jadi Faktor Penting dalam Atasi Pandemi
Kemenkes Sebut Gelombang...
Kemenkes Sebut Gelombang Ketiga Corona Bisa Terjadi
Vaksinasi hingga Prokes...
Vaksinasi hingga Prokes Dinilai Jadi Cara Bangkit dari Pandemi
Pemilu 2024, Bawaslu...
Pemilu 2024, Bawaslu Perkirakan Pelanggaran Banyak Terjadi jika Masih Pandemi
Mendagri Apresiasi Sejumlah...
Mendagri Apresiasi Sejumlah Daerah Cukup Baik Tangani Pandemi
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
PM Singapura Positif...
PM Singapura Positif Covid-19 Usai Lawatan ke Afrika
Pandemi Corona Sebabkan...
Pandemi Corona Sebabkan 10 Ribu Personel AD Amerika Alami Obesitas
Rekomendasi
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved