Aji Mumpung Anak Mahkota di Pilkada
Kamis, 16 Juli 2020 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Pilkada Serentak 2020, Pilar Saga Ichsan bukan satu-satunya anak mahkota yang bakal berkompetisi. Maju sebagai saingan Pilar Ichsan di Tangerang Selatan, telah muncul nama Rahayu Saraswati, putri Hasjim Djojohadikusomo. Keponakan Menhan Prabowo Subianto itu telah mengantongi rekomendasi dari partai yang didirikan sang paman Gerindra. (Baca juga: Partai Pengusung Kaji Pendamping Anak dan Menantu Jokowi di Pilkada)
Selain itu, juga muncul nama Siti Azizah, putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mengantongi rekomendasi dari Partai Demokrat. Sementara di Solo, putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming sedang harap-harap cemas menanti rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon wali kota. Begitu juga dengan sang adik ipar Bobby Nasution yang mendeklarasikan diri maju sebagai calon Wali Kota Medan. Mereka masih menunggu tiket resmi dari partai politik untuk bisa maju berlaga dalam Pilkada Serentak 2020.
Kabar bakal munculnya anak mahkota juga tersiar di Jawa Timur. Fredy Adliyansah putra Bupati Tuban Fathul Huda dan Amir Aslichin putra Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah juga santer akan ikut berlaga di Pilkada 2020. Dari Lampung, fenomena majunya anak mahkota juga menyeruak ke permukaan. Isfansa Mahani, anak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Ardito Wijaya, anak Wali Kota Metro Pairin, dikabarkan bakal turun gelanggang. Isfansa Mahani direncanakan maju pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Way Kanan. Sedangkan Ardito Wijaya untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Metro.
Dari Sinjunjung, Sumatera Barat, bakal maju Benny Dwifa Yuswir putra mahkota Bupati Yuswir Arifin. Di Jawa Tengah, adik ipar Gubernur Ganjar Pranowo Zaini Makarim Suprayitno dipastikan akan maju sebagai calon Wakil Bupati Purbalingga. Pria yang akrab disapa Jeni itu akan berpasangan dengan calon bupati Muhammad Sulhan Fauzi. Keduanya telah mengantongi rekomendasi dari PKB. “Pasangan Muhammad Sulhan Fauzi dan Zaini Makarim Supriyatno merupakan kader dari ormas Nahdlatul Ulama (NU). Saya yakin, keduanya akan menyatukan warga NU dalam satu gerbong besar menuju kemenangan dalam Pilkada 2020,” ujar Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chuldori.
Pengaruh Feodalisme
Pakar politik dari Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam menuturkan, fenomena politik dinasti dan politik kekerabatan dalam struktur kekuasaan masyarakat memang masih menjadi tren di Indonesia. Budaya patronase memang menjadi tradisi dan sulit dihindari di ruang-ruang politik. “Apalagi jika itu dilakukan secara absah melalui penguasaan struktur lembaga formal, maka bisa dipastikan akan dominan dan bertambah kuat,” kata Surokim, kemarin. (Baca juga: AS Tidak Tutup Kemungkinan Sanksi China Terkait Laut China Selatan)
Selain itu, juga muncul nama Siti Azizah, putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mengantongi rekomendasi dari Partai Demokrat. Sementara di Solo, putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming sedang harap-harap cemas menanti rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon wali kota. Begitu juga dengan sang adik ipar Bobby Nasution yang mendeklarasikan diri maju sebagai calon Wali Kota Medan. Mereka masih menunggu tiket resmi dari partai politik untuk bisa maju berlaga dalam Pilkada Serentak 2020.
Kabar bakal munculnya anak mahkota juga tersiar di Jawa Timur. Fredy Adliyansah putra Bupati Tuban Fathul Huda dan Amir Aslichin putra Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah juga santer akan ikut berlaga di Pilkada 2020. Dari Lampung, fenomena majunya anak mahkota juga menyeruak ke permukaan. Isfansa Mahani, anak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Ardito Wijaya, anak Wali Kota Metro Pairin, dikabarkan bakal turun gelanggang. Isfansa Mahani direncanakan maju pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Way Kanan. Sedangkan Ardito Wijaya untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Metro.
Dari Sinjunjung, Sumatera Barat, bakal maju Benny Dwifa Yuswir putra mahkota Bupati Yuswir Arifin. Di Jawa Tengah, adik ipar Gubernur Ganjar Pranowo Zaini Makarim Suprayitno dipastikan akan maju sebagai calon Wakil Bupati Purbalingga. Pria yang akrab disapa Jeni itu akan berpasangan dengan calon bupati Muhammad Sulhan Fauzi. Keduanya telah mengantongi rekomendasi dari PKB. “Pasangan Muhammad Sulhan Fauzi dan Zaini Makarim Supriyatno merupakan kader dari ormas Nahdlatul Ulama (NU). Saya yakin, keduanya akan menyatukan warga NU dalam satu gerbong besar menuju kemenangan dalam Pilkada 2020,” ujar Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH Yusuf Chuldori.
Pengaruh Feodalisme
Pakar politik dari Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam menuturkan, fenomena politik dinasti dan politik kekerabatan dalam struktur kekuasaan masyarakat memang masih menjadi tren di Indonesia. Budaya patronase memang menjadi tradisi dan sulit dihindari di ruang-ruang politik. “Apalagi jika itu dilakukan secara absah melalui penguasaan struktur lembaga formal, maka bisa dipastikan akan dominan dan bertambah kuat,” kata Surokim, kemarin. (Baca juga: AS Tidak Tutup Kemungkinan Sanksi China Terkait Laut China Selatan)
Lihat Juga :