4 Alasan MK Harus Konsisten dalam Pemilu Sistem Proporsional Terbuka

Minggu, 19 Februari 2023 - 12:50 WIB
loading...
4 Alasan MK Harus Konsisten...
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, MK harusnya konsistensi terkait sistem Pemilu terbuka yang tengah diuji materi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) harusnya konsistensi terkait sistem Pemilihan Umum (Pemilu) terbuka yang tengah diuji materi. Uji materi ini pun menimbulkan polemik dalam beberapa pekan terakhir ini.

"Adanya beberapa orang, bukan partai politik peserta Pemilu , yang ingin mengembalikan sistem Pemilu menjadi tertutup melalui uji materi UU Pemilu, seharusnya direspons MK dengan konsistensi. Sebagaimana biasanya menanyakan legal standing para pihak yang ajukan uji materi," kata HNW melalui keterangannya, Minggu (19/2/2023).

"Sehingga sejak awal bisa menolak permohonan mereka, karena yang ajukan adalah individu bukan partai politik peserta Pemilu. Apalagi rakyat dan partai-partai juga tahu bahwa sejak 2008 yang lalu, MK sudah mengkoreksi sistem Pemilu tertutup dan mengarahkan ke sistem Pemilu terbuka yang lebih sejalan dengan aturan konstitusi," tambahnya.

Baca juga: Mengapa Sistem Pemilu Proporsional Tertutup?

HNW menjelaskan, setidaknya ada beberapa argumentasi yang dapat digunakan untuk membantah upaya mengembalikan sistem Pemilu menjadi tertutup. Pertama, memang benar bahwa peserta Pemilu adalah partai politik (parpol), tetapi menurut konstitusi, Pemilu bukan untuk memilih parpol, melainkan untuk memilih anggota DPR, DPRD dan DPD dan seterusnya.

"Hal ini secara tegas disebutkan dalam Pasal 22E Ayat (2) UUD NRI 1945," ujarnya.

Baca juga: Yusril Tegaskan PBB Menghendaki Sistem Pemilu Proporsional Tertutup
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Anggota DPR Cindy Monica:...
Anggota DPR Cindy Monica: Putusan MK Perkuat Hak Politik Perempuan
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Pengalaman Panjang Arsul...
Pengalaman Panjang Arsul Sani, Dari Aktivis hingga Hakim MK
Rekomendasi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved