Penjelasan Dokter Reisa Terkait Definisi Kasus Corona Diubah
Rabu, 15 Juli 2020 - 18:52 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Positif Covid-19 di 412 Kabupaten/Kota di Bawah 100 Kasus)
Perubahan istilah definisi ini, kata Reisa dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. "Kini, Indonesia akan terus menggunakan terminologi baku sesuai yang dipakai oleh seluruh dunia yaitu menyebut definisi kasus dengan sebutan suspek, kasus probable, dan kasus konfirmasi," ucapnya.
Kementerian Kesehatan kata Reisa, akan menyampaikan perkembangan perkembangan terbaru ini sampai masyarakat dan pemerintah daerah serta tenaga kesehatan semua terinformasikan dengan baik.
Selain itu, kata Reisa pemutakhiran Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 tersebut semakin menguatkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Corona di beberapa wilayah di Indonesia.
"Pemutahiran panduan tersebut semakin menguatkan pelaksanaan arahan Presiden untuk tetap berkonsentrasi untuk memasifkan 3T yakni testing, tracing, dan treatment. Khususnya di wilayah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Papua," kata Reisa.
Perubahan istilah definisi ini, kata Reisa dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. "Kini, Indonesia akan terus menggunakan terminologi baku sesuai yang dipakai oleh seluruh dunia yaitu menyebut definisi kasus dengan sebutan suspek, kasus probable, dan kasus konfirmasi," ucapnya.
Kementerian Kesehatan kata Reisa, akan menyampaikan perkembangan perkembangan terbaru ini sampai masyarakat dan pemerintah daerah serta tenaga kesehatan semua terinformasikan dengan baik.
Selain itu, kata Reisa pemutakhiran Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 tersebut semakin menguatkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Corona di beberapa wilayah di Indonesia.
"Pemutahiran panduan tersebut semakin menguatkan pelaksanaan arahan Presiden untuk tetap berkonsentrasi untuk memasifkan 3T yakni testing, tracing, dan treatment. Khususnya di wilayah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Papua," kata Reisa.
(maf)
Lihat Juga :