Penjelasan Dokter Reisa Terkait Definisi Kasus Corona Diubah

Rabu, 15 Juli 2020 - 18:52 WIB
loading...
Penjelasan Dokter Reisa...
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, bahwa situasi pandemi Corona di dunia dan di Indonesia selalu berubah. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 (virus Corona), dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, situasi pandemi Corona di dunia dan di Indonesia selalu berubah dari waktu ke waktu.

(Baca juga: Bertambah 1.522, Kini Ada 80.094 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia)

Ada perkembangan penelitian dan pengetahuan tentang terapi sudah diujicobakan. Perubahan bentuk virus cara penularan dan yang paling penting diketahuinya cara mencegah yang efektif. Seperti jaga jarak pakai masker dan dengan sabun dan air mengalir.

Sesuai dengan perkembangan dan kondisi terkini Covid-19, membuat pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang telah ditandatangani pada 13 Juli 2020.

"Beberapa perubahan yang terjadi seperti dalam tatalaksana PCR Test lebih difokuskan untuk menjaring kasus baru," kata Reisa di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (15/7/2020).

(Baca juga: Positif Covid-19 di 412 Kabupaten/Kota di Bawah 100 Kasus)

Perubahan istilah definisi ini, kata Reisa dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. "Kini, Indonesia akan terus menggunakan terminologi baku sesuai yang dipakai oleh seluruh dunia yaitu menyebut definisi kasus dengan sebutan suspek, kasus probable, dan kasus konfirmasi," ucapnya.

Kementerian Kesehatan kata Reisa, akan menyampaikan perkembangan perkembangan terbaru ini sampai masyarakat dan pemerintah daerah serta tenaga kesehatan semua terinformasikan dengan baik.

Selain itu, kata Reisa pemutakhiran Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 tersebut semakin menguatkan pemerintah untuk mencegah penyebaran Corona di beberapa wilayah di Indonesia.

"Pemutahiran panduan tersebut semakin menguatkan pelaksanaan arahan Presiden untuk tetap berkonsentrasi untuk memasifkan 3T yakni testing, tracing, dan treatment. Khususnya di wilayah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Papua," kata Reisa.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved