Menuju Luar Negeri Tanpa Paspor

Rabu, 16 Februari 2022 - 12:03 WIB
Dari Tim Unit Teknis Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG, diperoleh penjelasan: penegasan batas bukan hanya membutuhkan kemampuan teknis pemetaan di lapangan. Aktivitas ini juga membutuhkan kemampuan negosiasi yang piawai. Tujuannya, kedaulatan Indonesia yang terwujud berupa batas antar negara, dapat terjaga, tak kurang sejengkal pun.

Perjalanan, tak kurang dari enam jam berakhir, saat saya dan rombongan menyaksikan sebuah pilar batas. Ini artinya pula, rombongan tim survei BIG telah memasuki Kota Kefamenanu. Terasa suasana kota kecil yang lengang nyaris sepi, walaupun malam belum terlalu larut. Tentu ini berbeda dengan Jakarta, kota yang tak pernah larut dalam sepi.

Perjalanan Menuju Oepoli: Penemuan Bukit Cinta

Keesokan harinya, selepas sarapan kami bergegas menuju tempat kegiatan survei, yaitu Pos Lintas Batas (PLB) Oepoli Sungai, Satgas Pamtas RI – RDTL (Republik Indonesia – Republik Demokrasi Timor Leste) Yonarmed 6. Perjalanan hanya membutuhkan waktu tempuh dua setengah jam. Namun itu sama sekali bukan perjalanan yang ringan. Medan yang harus dilalui tak akan semudah perjalanan sehari sebelumnya. Jalan belum beraspal, hingga suara batu-batuan yang tergilas double gardan mobil kami, terdengar jelas. Namun demikian, beratnya perjalanan terobati oleh eloknya pemandangan pegunungan yang memesona. Walaupun semuanya hanya pemandangan dari balik jendela mobil, bonus healing dari pemandangan itu, sangat terasa pengaruhnya bagi jiwa . Suasana tanpa hiruk-pikuk dan terburu-buru layaknya kehidupan kota, melambatkan ritme kehidupan. Tak lama kemudian tibalah kami di sebuah bukit. Istimewanya, bukit ini diberi julukan sebagai “Bukit Cinta” oleh warga maupun pasukan TNI. Posisinya yang cukup tinggi memungkinkan sinyal telepon tertangkap dengan baik. Karenanya, warga maupun pasukan TNI yang bertugas rela menempuh perjalanan menuju bukit ini, demi menelepon orang-orang tercintanya dengan perangkat selulernya. Di atas Bukit Cinta.

Pos Oepoli Sungai, Satgas Pamtas RI – RDTL Yonarmed 6

Beberapa saat di Bukit Cinta, saya dan rombongan tiba di tujuan akhir. Di sana saya langsung dipandu oleh personel Unit Teknis Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG, beserta pasukan TNI yang dipersenjatai lengkap senapan laras panjang, menuju patok batas RI – RDTL. Pilar batas tersebut, merupakan buah kerja dari salah satu fungsi BIG, yaitu memetakan batas wilayah negara Indonesia dengan negara-negara tetangga. Oepoli merupakan daerah yang bersinggungan langsung dengan negara Timor Leste. Pilar batasnya pun terbelah, di antara dua sisi Sungai Noel Besi. Sungai Noel Besi jadi batas antar 2 negara yang terbentuk secara alami. Namun sifat alam kadang tidak bisa diprediksi keberadaannya, tanda alamiah itu dapat berubah, tak ketahuan. Karenanya, BIG mendokumentasikan berbagai macam Informasi Geospasial, seperti dokumen peta masa lalu, yang dapat digunakan sebagai rujukan perundingan peta batas negara, manakala diperlukan. Sehingga pendokumentasian Informasi Geospasial yang baik dapat menjaga kedaulatan bangsa.

Menginjakkan Kaki di Timor Leste Tanpa Paspor
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!