Konsisten Berjuang untuk Kesejahteraan Rakyat, Waketum Partai Perindo: Ayo Bangkit dari Pandemi!

Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:39 WIB
Waketum DPP Partai Perindo Syafril Nasution (kanan) mengatakan, Gerakan Indonesia Bangkit, Indonesia Sejahtera merupakan bentuk kepedulian, turun tangan dan aksi nyata partai memperjuangkan Indonesia Sejahtera. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Partai Perindo mengusung "Gerakan Indonesia Bangkit, Indonesia Sejahtera" dalam perayaan HUT ke-7 yang dilangsungkan 8 Oktober 2021.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Syafril Nasution mengatakan gerakan ini merupakan bentuk kepedulian, turun tangan dan aksi nyata Partai Perindo dalam pengabdian dan komitmennya memperjuangkan Indonesia Sejahtera. Baca juga: Konvensi Rakyat Partai Perindo, Sekjen: Membangun Kesepakatan dan Menjaring Aspirasi di Era Digital

"Tentunya sebagaimana tema "Indonesia Bangkit Indonesia Sejahtera," Partai Perindo mengajak masyarakat bangkit dari pandemi, ayo bangkit," kata Syafril saat menjadi pembicara dalam talkshow Partai Perindo di Radio MNC Trijaya, Rabu (13/10/2021).

Syafril memaparkan Gerakan "Indonesia Bangkit, Indonesia Sejahtera" itu mengajak masyarakat untuk bangkit dari pandemi Covid-19 yang hampir 2 tahun terakhir ini melanda Tanah Air.

"Kita harus bangkit. Kita bangun negara kita, bangun rakyat kita, agar kehidupan rakyat bisa segera kembali normal seperti sebelum-sebelumnya," ujarnya.



Partai Perindo, lanjutnya, terus berusaha mengangkat ekonomi masyarakat, contohnya dengan merangkul UMKM agar bisa naik kelas.

"Kita tidak bisa mengandalkan yang sudah mapan, tetapi dari bawah ini yang harus kita angkat," ujarnya.

Caranya, yaitu memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM agar bisa naik kelas dengan kebijakan yang berpihak pada perkembangan UMKM.

"Dengan mereka naik kelas, tentu ekonomi kita juga akan naik. Tidak hanya di Jakarta atau di Pulau Jawa saja, kita harus merata di seluruh Indonesia," tuturnya.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More