Hadapi Corona, Semangat Puasa dan Idul Fitri Harus Terus Dijaga
Kamis, 28 Mei 2020 - 17:45 WIB
Warga melintas di depan mural bertema Covid-19 di Depok, Jawa Barat. Warga membuat mural bertemakan Covid-19 untuk memberikan edukasi masyarakat sekitar agar lebih waspada pada penyebaran virus tersebut. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Semangat puasa dan Idul Fitri, yaitu bersikap sabar, menahan hawa nafsu, solidaritas, kepedulian, kebersamaan serta menaati imbauan pemerintah harus terus dijaga saat diberlakukan new normal atau tatanan hidup baru saat pandemi virus Corona (Covid-19) masih belum berakhir.
Dengan semangat itu, bangsa Indonesia diyakini mampu melewati cobaan pandemi ini, terutama untuk kembali menjadi bangsa yang bersatu, kuat, dan maju.
“Dengan hablum minannas, sesama manusia kita saling bermaaf-maafan, solidaritas dan kesalehan sosial tentu harus ditingkatkan lagi untuk menghadapi pandemi yang masih terjadi saat ini. Lalu secara hablum minnallah kita juga secara bersama-sama satu bulan sebelumnya telah bermunajat, beristighfar serta memaksimalkan ibadah ritual kita untuk menyambut hari kemenangan. Ini harus terus dijaga dalam menjalani kehidupan new normal,” tutur Anggota Komisi IX DPR, Anggia Ermarini di Jakarta, Kamis (28/5/2020).
Dia meyakini umat Islam dapat mengelola kesalehan dan solidaritas sosialnya dengan baik. Setelah Ramadan dan Idul Fitri bisa kembali menjadi insan yang lebih baik lagi.
“La’allakum tattaqun ibadahnya bisa lebih maksimal lagi,” kata Ketua Umum Fatayat NU ini.
Anggia menilai, sejauh ini pemerintah telah memberikan arahan dan anjuran yang tepat untuk mencegah penyebaran Covid-19 seperti berada dan bekerja di rumah.
Dengan semangat itu, bangsa Indonesia diyakini mampu melewati cobaan pandemi ini, terutama untuk kembali menjadi bangsa yang bersatu, kuat, dan maju.
“Dengan hablum minannas, sesama manusia kita saling bermaaf-maafan, solidaritas dan kesalehan sosial tentu harus ditingkatkan lagi untuk menghadapi pandemi yang masih terjadi saat ini. Lalu secara hablum minnallah kita juga secara bersama-sama satu bulan sebelumnya telah bermunajat, beristighfar serta memaksimalkan ibadah ritual kita untuk menyambut hari kemenangan. Ini harus terus dijaga dalam menjalani kehidupan new normal,” tutur Anggota Komisi IX DPR, Anggia Ermarini di Jakarta, Kamis (28/5/2020).
Dia meyakini umat Islam dapat mengelola kesalehan dan solidaritas sosialnya dengan baik. Setelah Ramadan dan Idul Fitri bisa kembali menjadi insan yang lebih baik lagi.
“La’allakum tattaqun ibadahnya bisa lebih maksimal lagi,” kata Ketua Umum Fatayat NU ini.
Anggia menilai, sejauh ini pemerintah telah memberikan arahan dan anjuran yang tepat untuk mencegah penyebaran Covid-19 seperti berada dan bekerja di rumah.
Lihat Juga :