Kepulangan Habib Rizieq Shihab Tidak Berpengaruh Besar terhadap Kekuasaan Jokowi

Senin, 09 November 2020 - 11:20 WIB
Habib Rizieq Shihab. Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menilai, pemerintahan Jokowi tidak khawatir dengan kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). Kehadiran HRS di Tanah Air hanya membuat pusing pemerintah.

Menurut Ray, kehadiran HRS tidak akan besar pengaruhnya terhadap kekuasaan Jokowi . Apalagi, pemerintahan Jokowi sudah diperkuat oleh barisan Gerindra yang bahkan terlihat makin akrab dan kuat dalam hal mendukung presiden.



"Pengaruh HRS juga makin melemah. Berbagai barisan pendukungnya dahulu, sekarang sudah mulai satu per satu meninggalkannya. Bahkan berdiri berseberangan dengannya. Dengan makin melemahnya dukungan yang diraihnya, jelas HRS bukan sesuatu yang perlu diperhitungkan secara kuat," ujar Ray saat dihubungi SINDOnews, Senin (9/11/2020).

(Baca juga: Jelang Pulang ke Indonesia, FPI: Kondisi Habib Rizieq Sehat Walafiat ).

Meski begitu, Ray mengatakan, kegiatan HRS di Tanah Air bisa jadi akan menimbulkan sedikit gairah bagi barisan yang tidak sejalan dengan kekuasaan Jokowi . Sekalipun belum tentu ada hubungan secara tidak langsung, tapi berbagai aktivitas HRS akan dapat secara perlahan menaikan tensi kerumitan bagi Jokowi.

(Baca juga: Pernyataan Dubes dan Menko Polhukam Picu Resistensi Kepulangan Habib Rizieq ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!