Polisi Perlihatkan 9 Anggota KAMI, Politikus Demokrat Ini Menangis
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 07:02 WIB
Politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief mengaku sedih melihat Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat diperlihatkan Polri mengenakan pakaian tahanan dalam konferensi pers, Kamis 15 Oktober 2020, kemarin.
Dalam konferensi pers, Mabes Polri memperlihatkan sembilan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang telah berstatus tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks dan provokasi terkait Undang-Undang Cipta Kerja.
Menurut Andi Arief, Syahganda dan Jumhur memiliki jasa dalam memperjuangkan reformasi. Keduanya juga dinilai tidak tepat dijerat dengan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
"Saya sedih dan menangis melihat Syahganda dan Jumhur Hidayat dkk dipertontonkan ke muka umum seperti teroris. Mereka berdua ada jasanya dalam perjuangan reformasi. UU ITE tidak tepat diperlakukan begitu, bahkan untuk kasusnya juga tidak tepat disangkakan," kata Andi melalui akun Twitternya, @AndiArief, Kamis 15 Oktober 2020.(Baca juga: Sembilan Anggota KAMI Tersangka, Polri: Tidak Ada Penangguhan )
Dalam konferensi pers, Mabes Polri memperlihatkan sembilan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang telah berstatus tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks dan provokasi terkait Undang-Undang Cipta Kerja.
Menurut Andi Arief, Syahganda dan Jumhur memiliki jasa dalam memperjuangkan reformasi. Keduanya juga dinilai tidak tepat dijerat dengan Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
"Saya sedih dan menangis melihat Syahganda dan Jumhur Hidayat dkk dipertontonkan ke muka umum seperti teroris. Mereka berdua ada jasanya dalam perjuangan reformasi. UU ITE tidak tepat diperlakukan begitu, bahkan untuk kasusnya juga tidak tepat disangkakan," kata Andi melalui akun Twitternya, @AndiArief, Kamis 15 Oktober 2020.(Baca juga: Sembilan Anggota KAMI Tersangka, Polri: Tidak Ada Penangguhan )
Lihat Juga :