Ketika Gen Z Memilih Kabur Aja Dulu
Rabu, 12 Maret 2025 - 21:45 WIB
Walaupun sebagian mereka memilih ”kabur” dan yang lain bertahan menyuarakan tuntutan, pesan mereka senada. Anak-anak kita tidak sekadar mengeluh; mereka menuntut sistem yang lebih adil, adaptif, dan selaras dengan realitas dunia modern. Alih-alih menghakimi atau menolak aspirasi mereka, pemangku kebijakan perlu menjadikan fenomena ini sebagai pemacu reformasi. Jika tidak, eksodus talenta dan meningkatnya ketidakpercayaan hanya akan semakin memperdalam masalah yang ada.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta. (2024, November 5). Keadaan ketenagakerjaan provinsi DKI Jakarta: Agustus 2024 (Berita Resmi Statistik No. 52/11/31/Th.XXVI). Badan Pusat Statistik. https://jakarta.bps.go.id
Antara News. (2024). Segini biaya hidup di Jakarta 2025 berdasarkan UMP, apakah cukup? https://www.antaranews.com/berita/4525891/segini-biaya-hidup-di-jakarta-2025-berdasarkan-ump-apakah-cukup
Twenge, J. (2017). iGen: Why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy, and completely unprepared for adulthood. Atria.
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan angkatan kerja di Indonesia: Agustus 2024 (Vol. 46, No. 2). Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.idBadan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta. (2024, November 5). Keadaan ketenagakerjaan provinsi DKI Jakarta: Agustus 2024 (Berita Resmi Statistik No. 52/11/31/Th.XXVI). Badan Pusat Statistik. https://jakarta.bps.go.id
Antara News. (2024). Segini biaya hidup di Jakarta 2025 berdasarkan UMP, apakah cukup? https://www.antaranews.com/berita/4525891/segini-biaya-hidup-di-jakarta-2025-berdasarkan-ump-apakah-cukup
Twenge, J. (2017). iGen: Why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy, and completely unprepared for adulthood. Atria.
(abd)
Lihat Juga :