Gantikan Jokowi, Wapres Resmikan Bendungan Cipanas dan Tol Cimanggis–Cibitung
Selasa, 09 Juli 2024 - 10:57 WIB
Selanjutnya, didampingi oleh Pj. Gubernur Jabar, Wapres beserta rombongan direncanakan berkendara mobil menuju Bendungan Cipanas di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, untuk meresmikan salah satu infrastruktur sumber daya air (SDA) yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN) ini.
Di lokasi peresmian, Wapres akan disambut oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli, dan Bupati Indramayu Nina Agustina. Lokasi administratif Bendungan Cipanas sendiri terletak di dua kabupaten, tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu dan Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.
Baca juga: Kementerian PUPR akan Rampungkan Pembangunan Bendungan Cipanas Tahun 2022
Proyek pembangunannya dimulai sejak 2016 hingga 2023. Berkapasitas mencapai 250 juta meter kubik, keberadaan bendungan ini mampu mengairi 9.273 hektare lahan pertanian di kedua kabupaten, sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun.
Bendungan Cipanas ini akan menyuplai air baku sebesar 850 liter/detik bagi kawasan industri, permukiman, Bandara Kertajati di kawasan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati). Jumlah ini terdiri atas 650 liter/detik untuk Kabupaten Sumedang dan 200 liter/detik untuk Kabupaten Indramayu. Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat dalam mereduksi banjir sekaligus berpotensi menjadi pembangkit listrik sebesar 3,0 megawatt.
Di lokasi peresmian, Wapres akan disambut oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli, dan Bupati Indramayu Nina Agustina. Lokasi administratif Bendungan Cipanas sendiri terletak di dua kabupaten, tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu dan Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.
Baca juga: Kementerian PUPR akan Rampungkan Pembangunan Bendungan Cipanas Tahun 2022
Proyek pembangunannya dimulai sejak 2016 hingga 2023. Berkapasitas mencapai 250 juta meter kubik, keberadaan bendungan ini mampu mengairi 9.273 hektare lahan pertanian di kedua kabupaten, sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun.
Bendungan Cipanas ini akan menyuplai air baku sebesar 850 liter/detik bagi kawasan industri, permukiman, Bandara Kertajati di kawasan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati). Jumlah ini terdiri atas 650 liter/detik untuk Kabupaten Sumedang dan 200 liter/detik untuk Kabupaten Indramayu. Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat dalam mereduksi banjir sekaligus berpotensi menjadi pembangkit listrik sebesar 3,0 megawatt.
Lihat Juga :