Praktik Baik MBKM

Kamis, 07 Maret 2024 - 17:11 WIB
Kebijakan MBKM yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sejak akhir Januari 2020, memberikan tantangan dan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, kapasitas dan kebutuhan mahasiswa di luar program studi dan di luar perguruan tinggi selama tiga semester.

Penelitian Setiyani dkk (2022) tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Trisakti, menunjukan bahwa pemahaman mahasiswa tentang MBKM ini masih kecil, akan tetapi 60,87% menyatakan tertarik untuk mengikuti program MKBM. Tiga Program MBKM yang diminati mahasiswa adalah pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, dan kewirausahaan. Mahasiswa menilai implikasi pelaksanaan MBKM ini pada keterampilan untuk menyelesaikan masalah yang kompleks, memperluas perspektif, bekal bekerja setelah lulus, peningkatan soft skill dan persiapan menghadapi masa pascakampus.

Karena program MBKM harus terus menerus disosialisasikan, utamanya pada praktik baik yang telah dilaksanakan beserta dengan manfaat yang dirasakan oleh seluruh stake holder pendidikan. Dengan demikian program MBKM dapat tetap eksis pada masa-masa yang akan datang.

Manfaat MBKM

Hasil penelitian Ramadhan dan Savitri (2024) tentang manfaat MBKM di Universitas Jambi, menunjukkan bahwa program MBKM Pendidikan Biologi 87,79% bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi tambahan, 84,88% memperluas perspektif mahasiswa, dan 85,46% meningkatkan soft-skill.

Selanjutnya 82,73% bermanfaat terhadap kompetensi entrepreneurship terhadap indikator dinamis, leadership, bertanggung jawab, jujur, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, berorientasi masa depan, berpikir kritis, dan computational logic. Kemudian komunikasi, kolaborasi, kreatif dan inovatif, kemampuan menyelesaikan masalah, kemampuan bernegosiasi, ketahanmalangan, membangun jaringan sosial, dan compassion and civic responsibility dengan kategori sangat tinggi.

Penelitian Manurung (2022) menyebutkan program kampus mengajar menjadi salah satu sarana penguatan karakter mahasiswa. Diharapkan dengan adanya program MBKM ini juga dapat membantu mewujudkan mahasiswa yang mandiri dan siap bekerja. Menurut Arsyad dan Widuhung (2022), kegiatan MBKM berdampak positif terhadap kualitas mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Al Azhar, namun memiliki beberapa aspek yang perlu diperbaiki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!