Kritik Penyelenggaraan Pemilu 2024 Jangan Dianggap Angin Lalu

Jum'at, 19 Januari 2024 - 01:24 WIB
Menurutnya, munculnya Gerakan Nurani Bangsa menunjukkan bahwa ada tanda-tanda presiden sudah tidak netral lagi. Pernyataan itu juga menjadi pringatan bagi presiden agar tidak cawe-cawe dalam Pilpres 2024.

Untuk diketahui, Koalisi Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menemui Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin untuk menyuarakan kepentingan nasional dalam fase kritis transisi kepemimpinan bangsa. Pertemuan yang dinamakan Merdeka Selatan itu menghasilkan sejumlah kesimpulan penting.

Baca juga: Hadiri HUT ke-51 PDIP, Ganjar Ungkap soal Netralitas dan Adanya Tekanan

1. Penekanan GNB bahwa Presiden dan Wakil Presiden, serta para pemimpin di cabang kekuasaan legislatif dan yudikatif harus berlaku adil dan menjunjung tinggi kemaslahatan publik.

2. GNB menyerukan agar Pemilu 2024 menjadi refleksi nilai-nilai demokrasi. Bukan hanya sebagai rangkaian perjalanan politik, tapi sebagai sarana untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran, dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. GNB menekankan pentingnya partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat untuk mengawal dan mengawasi pemimpin yang terpilih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!